Prabowo: Ekspor SDA Satu Pintu Lewat PT DSI Berlaku Penuh 1 September 2026

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebijakan ekspor satu pintu sejumlah komoditas Sumber Daya Alam (SDA) lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) bakal bertindak penuh pada September 2026. Implementasi ini maju dari rencana awal pada 1 Januari 2027.

Saat ini kata Prabowo, kebijakan ekspor satu pintu lewat PT DSI tetap pada tahap transisi.

"Dengan ekspor sumber daya alam satu pintu, ya, kita mengadakan tahap transisi dan kita harapkan kelak 1 September 2026 penerapan penuh," ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna nan dipantau secara daring melalui YouTube, Sekretariat Presiden, Senin (20/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengatakan entitas baru pelat merah ini dibentuk untuk menekan praktik under invoicing alias pemalsuan arsip pelaporan nilai peralatan nan jauh di bawah nilai transaksi.

Pasalnya kata Prabowo, selama ini telah terjadi praktik under invoicing di industri kelapa sawit nan menyebabkan Indonesia kehilangan potensi devisa negara dalam jumlah besar.

"Sebagai contoh kelapa sawit banyak dijual di Indonesia resmi perjanjian harganya Rp 15.000 per kilo, padahal nilai di internasional di Eropa Rotterdam itu Rp 27.000, nilai sebenarnya Rp 27.000, siapa nan nikmati Rp 17.000, nyaris 50%. Jadi permainan seperti ini nan menusuk hati kita," ujarnya.

"Jadi perusahaan dari Indonesia dia ekspor, begitu di sini dia jual Rp 14.000, dalam perjalanan ke Eropa, konon kabarnya berubah-ubah lagi dealnya, sehingga di sana Rp 27.000. Jadi kita lenyap 50% kekayaan kita, satu kali perjalanan kita lenyap 50% kekayaan kita, jadi kita tegakkan," tutupnya.

(hrp/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance