Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberhasilan sektor pangan di Indonesia tidak boleh hanya menjadi kejadian sementara 1 alias 2 tahun. Ia meminta momentum dijaga secara berkelanjutan.
Menurutnya, kesejahteraan petani perlu terus ditingkatkan dan penguasaan teknologi kudu dipercepat untuk mendukung produktivitas sektor pertanian.
Prabowo mengatakan, seluruh produksi pangan nasional kudu diamankan melalui strategi intensifikasi, ekstensifikasi, hingga hilirisasi beragam komoditas.
“Jadi nan kita produksi kelak kualitasnya sangat baik, tidak hanya beras, tidak hanya jagung, tapi singkong, gula, kedelai, semua. Sorgum dan sagu,” ucap Prabowo dalam sambutannya di Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6).
Prabowo menilai Indonesia mempunyai modal besar untuk mewujudkan ketahanan pangan lantaran didukung lahan luas, tanah subur, serta teknologi nan sudah tersedia.
“Tinggal pengairan kelak kita bisa atur, kita juga berterima kasih sudah punya teknologinya. Saya sangat senang memandang perkembangan ini,” ucap Prabowo.
Prabowo juga optimistis dengan perkembangan sektor pertanian saat ini. Ia menekankan negara-negara besar dan kuat selalu ditopang sektor pertanian nan kuat.
“Produksi pangan aman, kita menghadapi banyak tantangan kita aman,” tutup Prabowo.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·