Prabowo Dorong BRICS Ubah Tantangan Jadi Peluang Investasi dan Lapangan Kerja

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Presiden RI Prabowo Subianto mengikuti penanaman pohon berbareng para pemimpin negara personil BRICS di area Nataraj Statue, Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto mendorong negara-negara BRICS untuk mengubah beragam tantangan nan dihadapi berbareng menjadi kesempatan investasi, penguatan industri, dan pembuatan lapangan kerja.

Menurut Prabowo, negara-negara BRICS dan Global South menghadapi beragam persoalan nan saling berkaitan. Dengan demikian tantangan tersebut perlu diatasi secara kolektif dengan menyatukan sumber daya, kapabilitas produktif, teknologi, dan pasar.

“Bersama-sama, kita dapat mengubah beragam tantangan nan saling terikat ini menjadi kesempatan investasi nan lebih besar, industri nan lebih kokoh, serta membuka lapangan kerja dan kesempatan nan lebih baik bagi rakyat,” kata Prabowo dalam dalam pertemuan sesi terbuka personil BRICS, dikutip dari lama YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (13/9).

Prabowo menjelaskan faedah dari adanya investasi nan besar, industri nan kuat dan sukses membuka lapangan pekerjaan bakal dirasakan oleh jutaan penduduk, baik di Indonesia maupun di negara personil BRICS nan lain.

Presiden RI Prabowo Subianto mengikuti penanaman pohon berbareng para pemimpin negara personil BRICS di area Nataraj Statue, Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Dia memandang faedah tersebut hanya bisa dicapai melalui pembangunan nan inklusif. “Ketika dipadukan dengan inovasi, kekuatan kolektif kita bakal bermutasi menjadi daya sorong nan luar biasa untuk mengubah kelangkaan menjadi kapasitas,” ujarnya.

Mulanya Prabowo membeberkan tantangan pertumbuhan nan dihadapi Indonesia sebagai negara dengan posisi di area ring of fire alias cincin api dunia.

Dia mengakui kehidupan di Indonesia berdampingan dengan ancaman kenaikan permukaan air laut, cuaca ekstrim, hingga gunung berapi aktif.

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri KTT BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). Foto: Alexander KAZAKOV / POOL / AFP

“Namun, ketika kita mengatasi tantangan-tantangan ini secara kolektif, kita turut menyatukan sumber daya, kapabilitas produktif, kapabilitas teknologi, dan pasar dalam skala nan masif,” imbuhnya.

Dia mengatakan Indonesia tidak sendiri dalam menghadapi beragam tantangan tersebut. Negara personil BRICS dan negara-negara Global South lainnya juga menghadapi persoalan nan saling terkait.

“Kombinasi ini menjadikan BRICS kekuatan nyata nan membawa perubahan krusial bagi dunia. Langkah awalnya adalah mengakui nilai dari apa nan kita miliki dan memanfaatkan kekuatan tersebut untuk saling membantu,” tuturnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan