Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang.
Pencopotan Dadan diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Negara, Selasa (2/5) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bapak presiden ambilk keputusan untuk lakukan pergantian di Badan Gizi Nasional. Pertama, kerabat Dadan sebagai Kepala BGN, kedua kerabat Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, ketiga kerabat Sony Sonjaya sebagai Wakil BGN, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini," kata Prasetyo Hadi.
"Untuk selanjutnya presiden memutuskan mengangkat saudari Nanik s Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, kemudian saudari Agustina Arumsari, dan kerabat Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN nan baru," imbuhnya.
BGN adalah lembaga non-kementerian nan bekerja memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi seluruh masyarakat lewat program makan bergizi cuma-cuma (MBG). Dadan tercatat Kepala BGN pertama nan dilantik Presiden Prabowo.
Dadan menduduki kedudukan itu sejak Agustus 2024, sebelum akhirnya dicopot. Dadan didampingi tiga wakil antara lain Sony Sonjaya selaku Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Lodewyk Pusung menjabat Wakil BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan dan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Wakil BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Di masa kepemimpinan Dadan, banyak terjadi kasus keracunan anak sekolah penerima faedah program makan bergizi cuma-cuma (MBG) nan dikelola BGN.
Kasus-kasus itu membikin BGN membekukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nan bertanggung jawab sebagai pemasok menu MBG.
Data terbaru, terhitung sejak program MBG dimulai pada tanggal 6 Januari 2025 sampai tanggal 29 Mei 2026, dari total 27.208 SPPG nan saat ini sudah beraksi di seluruh Indonesia, sebanyak 8.182 SPPG sudah pernah di-suspend.
MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo. Program ini telah disosialisasikan Prabowo sejak kampanye pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Berdasarkan info nan dirilis 3 Maret 2026, jumlah penerima faedah program ini telah mencapai 61.239.037 orang, dengan 49.057.682 di antaranya merupakan siswa sekolah.
(mnf/wis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·