Prabowo: Cita-cita Besar RI Jadi Negara Maju dan Tidak Didikte Negara Lain

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (29/7/2026). Foto: Youtube/Humas IPDN

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia bercita-cita untuk menjadi negara maju nan modern. Ia juga berambisi Indonesia bisa berdikari tanpa bisa diatur negara lain.

Hal itu disampaikan Prabowo saat melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (29/7).

"Cita-cita besar kita adalah Indonesia menjadi negara nan maju dan modern, negara nan mandiri, nan berdiri di atas kaki kita sendiri, nan tidak diatur oleh bangsa lain, tidak didikte oleh bangsa lain, tidak ditipu oleh bangsa lain," kata Prabowo.

Dia menuturkan, rakyat Indonesia juga kudu hidup dengan baik dan sejahtera. Rakyat kudu merasa kondusif dan mendapat penghasilan nan cukup.

"Tidak ada di antara rakyat Indonesia nan lapar. Tidak ada anak-anak Indonesia nan tidak bisa sekolah. Tidak ada penduduk negara kita nan tidak bisa dapat pelayanan rumah sakit jika perlu. Tidak ada di antara rakyat kita nan tidak tinggal di rumah nan layak. Itu cita-cita kita, itu perjuangan kita," tutur Prabowo.

Berbagai cita-cita itu lah nan dititipkan Prabowo kepada para Pamong Praja Muda. Menurut Prabowo, mereka diciptakan untuk meneruskan perjuangan bangsa.

"Saudara-saudara adalah anak-anak kami nan kami siapkan untuk menjaga Republik ini setelah kami sudah tidak ada. Karena itu, kerabat kudu jadi pemimpin-pemimpin nan terbaik," ungkap dia.

Apalagi, Prabowo menyebut, Indonesia bakal menempati posisi keempat negara dengan ekonomi terbaik di bumi pada 25 tahun mendatang.

"25 tahun nan bakal datang, sebagian dari kerabat bakal jadi gubernur, mungkin di antara kerabat bakal berdiri di podium ini. Masa depan milik kerabat sekalian. Kami di sini bekerja, mengabdi untuk membuka jalan bagi saudara-saudara sekalian," ucapnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan