Potret Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Anak-Anak Jadi Korban Lagi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Serangan tersebut menewaskan sedikitnya dua orang, termasuk seorang anak laki-laki berumur 4 tahun.

]

Puing-puing beterbangan di udara saat serangan Israel di wilayah Al-Zawayda, Jalur Gaza tengah, Minggu (23/8/2026). (REUTERS/Mahmoud Issa)

Serangan Israel di Al-Zawayda, Jalur Gaza bagian tengah, Minggu (23/8/2026). (REUTERS/Mahmoud Issa)

Dua serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan sedikitnya dua orang, termasuk seorang anak laki-laki berumur 4 tahun, dan melukai tujuh orang lainnya. (REUTERS/Mahmoud Issa)

Dampak serangan Israel di Al-Zawayda, Jalur Gaza bagian tengah, Minggu (23/8/2026). (REUTERS/Mahmoud Issa)

Salah satu serangan menghantam sebuah gedung di kota Zawayda, wilayah tengah kantong tersebut, setelah adanya peringatan dari militer Israel agar pemilik properti meninggalkan area itu, kata penduduk setempat. (REUTERS/Mahmoud Issa)

Dampak serangan Israel di Al-Zawayda, Jalur Gaza bagian tengah, Minggu (23/8/2026). (REUTERS/Mahmoud Issa)

Tim medis menyatakan bahwa puing-puing nan beterbangan dan serpihan ledakan nan menyebar hingga puluhan meter di sekitarnya melukai sedikitnya enam orang, termasuk anak berumur 4 tahun berjulukan Mohammad Abdel-Salam Taha, nan kemudian dinyatakan meninggal bumi di rumah sakit. (REUTERS/Mahmoud Issa)

Dampak serangan Israel di Al-Zawayda, Jalur Gaza bagian tengah, Minggu (23/8/2026). (REUTERS/Mahmoud Issa)

"Tidak ada gencatan senjata, tidak ada apa-apa," ujar Abu Ahmed, seorang penduduk Palestina pengungsi nan berlindung di dekat gedung tersebut gedung nan hancur lebur menjadi tumpukan baja dan beton akibat serangan udara itu. (REUTERS/Mahmoud Issa)

Dampak serangan Israel di Al-Zawayda, Jalur Gaza bagian tengah, Minggu (23/8/2026). (REUTERS/Mahmoud Issa)

"Kami menginginkan solusi, kami mau hidup damai," katanya. Lebih dari 1.280 penduduk Palestina tewas di Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober lalu (REUTERS/Mahmoud Issa)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News