Potret Petani Lawan Krisis Air, Beralih Budidayakan Kaktus

Sedang Trending 46 menit yang lalu

Buah kaktus semakin banyak dibudidayakan di Mesir. Tanaman ini dipilih lantaran tahan panas dan memerlukan sedikit air.

Buah kaktus semakin banyak dibudidayakan di Mesir. Tanaman ini dipilih lantaran tahan panas dan memerlukan sedikit air. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Buah kaktus semakin banyak dibudidayakan di Mesir. Tanaman ini dipilih lantaran tahan panas dan memerlukan sedikit air. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Buah kaktus semakin banyak dibudidayakan di Mesir. Tanaman ini dipilih lantaran tahan panas dan memerlukan sedikit air. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Produksi buah tersebut terus meningkat lantaran bisa memperkuat di tengah cuaca panas dan memerlukan air nan relatif sedikit. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Buah kaktus semakin banyak dibudidayakan di Mesir. Tanaman ini dipilih lantaran tahan panas dan memerlukan sedikit air. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Kondisi itu membikin petani mulai beranjak membudidayakan prickly pear nan merupakan jenis kaktus sebagai corak penyesuaian terhadap kekeringan dan perubahan iklim. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Buah kaktus semakin banyak dibudidayakan di Mesir. Tanaman ini dipilih lantaran tahan panas dan memerlukan sedikit air. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Selain terkenal sebagai buah musiman di Mesir, prickly pear juga dikenal kaya serat, vitamin, dan mineral. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Buah kaktus semakin banyak dibudidayakan di Mesir. Tanaman ini dipilih lantaran tahan panas dan memerlukan sedikit air. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Selain terkenal sebagai buah musiman di Mesir,  prickly pear juga dikenal kaya serat, vitamin, dan mineral. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Buah kaktus semakin banyak dibudidayakan di Mesir. Tanaman ini dipilih lantaran tahan panas dan memerlukan sedikit air. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Tanaman ini juga dinilai berpotensi menjadi komoditas krusial bagi sektor peertanian di wilayah nan rentan mengalami krisis air. (REUTERS/Mohamed Abdel Ghany)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News