Polisi Temukan Bom di Mobil Bocah Berusia 20 Tahun, Lokasinya di Sini

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Polisi Republik Irlandia menemukan sebuah peledak nan kemungkinan besar merupakan ulah militan nasionalis nan menentang pemerintahan Inggris di Irlandia Utara.

Detektif telah menghentikan kendaraan tersebut pada hari Rabu waktu setempat, dan memanggil tim Penjinak Bahan Peledak (Explosive Ordnance Disposal/EDS) angkatan darat untuk memeriksa isinya.

Komisaris Polisi Irlandia Justin Kelly mengatakan seorang wanita berumur 20-an telah ditangkap dan didakwa sehubungan dengan penyelidikan tersebut, serta dijadwalkan untuk datang di sidang unik Pengadilan Distrik Trim, barat laut Dublin.

Selain itu, seorang laki-laki berumur 40-an juga ditangkap dan tetap dalam proses interogasi.

"Tentu saja itu adalah perangkat peledak nan signifikan, bukan hanya penyitaan komponen alias bagian-bagiannya. Itu berpotensi menyebabkan kerusakan nan signifikan," kata Kelly dikutip dari Reuters, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, sebagian mini kaum republikan pembangkang nan tidak setuju dengan Perjanjian Jumat Agung.

"Saya bakal menyebut mereka sebagai kaum republikan nan radikal, dan ini adalah ancaman nan bakal terus kita hadapi untuk beberapa waktu ke depan," kata Kelly.

Serangan sporadis oleh kelompok-kelompok militan nan sebagian besar bergolongan nasionalis, seringkali melakukan percobaan pengeboman mobil, terus bersambung di Irlandia Utara nyaris tiga dasawarsa setelah kesepakatan tenteram tahun 1998 nan sebagian besar mengakhiri kekerasan sektarian di wilayah nan dikelola Inggris tersebut.

Sekitar 3.600 orang tewas selama bentrok antara kaum nasionalis nan menginginkan Irlandia bersatu, kaum unionis pro-Inggris nan menginginkan Irlandia Utara tetap menjadi provinsi Kerajaan Inggris, dan pasukan Inggris.

Kendaraan itu dihentikan di dekat kota Carrickmacross di County Monaghan, nan berjarak sekitar 10 kilometer (6 mil) dari perbatasan terbuka antara Republik Irlandia dan Irlandia Utara.

Kelompok militan New IRA menyatakan bertanggung jawab atas peledak mobil nan meledak di luar instansi polisi di Belfast pada bulan April, sebulan setelah perangkat peledak lain nan ditempatkan di dalam kendaraan nan dibajak dan menargetkan instansi polisi lain sukses dijinakkan.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News