Permukaan air Sungai Rhine di Jerman terus menyusut hingga mencetak rekor terendah seiring terjadinya gelombang panas nan melanda Eropa.
Permukaan air Sungai Rhine di Jerman terus menyusut hingga mencetak rekor terendah seiring terjadinya gelombang panas nan melanda Eropa. (REUTERS/Stephane Nitschke)
Data Badan Perairan dan Pelayaran Federal Jerman (WSV) menunjukkan tinggi muka air di titik Kaub, dekat Koblenz, turun menjadi hanya 6 sentimeter pada Sabtu (15/8) malam. (REUTERS/Stephane Nitschke)
Pada Sabtu (15/8) pagi, ketinggian air di titik tersebut berada di nomor 8 sentimeter. Angka itu lebih rendah dibandingkan rekor sebelumnya sebesar 25 sentimeter nan tercatat pada 2018. (REUTERS/Stephane Nitschke)
Meski demikian, kedalaman Sungai Rhine sebenarnya sekitar satu meter lebih dalam dibandingkan nomor pada perangkat ukur tersebut. Pengukur di Kaub secara tradisional digunakan sebagai parameter kondisi lokal sungai. (REUTERS/Stephane Nitschke)
Dikutip dari Reuters, Sungai Rhine merupakan salah satu jalur transportasi terpenting di Eropa. Sungai ini digunakan untuk mengangkut bahan kimia, komoditas, bahan bakar, dan beragam peralatan lainnya. (REUTERS/Stephane Nitschke)
Surutnya permukaan air membikin sebagian besar pengangkutan kudu dialihkan ke truk dan kereta. (REUTERS/Stephane Nitschke)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·