
Kemenkes menargetkan jasa RS dan Puskesmas di wilayah musibah NTT pulih sepenuhnya dalam 2 minggu. (Foto: Dok. Polri)
JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) nan terdampak gempa bumi M 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), dapat kembali beraksi penuh dalam satu hingga dua minggu ke depan. Untuk jasa dasar medis, seperti penanganan luka trauma, kesehatan ibu dan anak, serta akomodasi cuci darah (hemodialisa) ditargetkan dapat pulih dalam waktu satu minggu.
“Target paling lama satu minggu, seluruh RSUD kudu bisa melakukan operasional dasar. Fokus ke jasa Operasi Trauma, Ibu & Anak, Hemodialisa,” kata Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).
Sementara itu, untuk Puskesmas ditargetkan bisa kembali beraksi dalam kurun waktu dua minggu guna melayani ibu hamil, persalinan dan imunisasi. “Diharapkan dalam 2 minggu seluruh Puskesmas nan rusak sudah beraksi minimal kembali, konsentrasi ke jasa ibu hamil, melahirkan dan imunisasi,” ucap dia.
Berdasarkan pemutakhiran info tim Health Emergency Operation Center (HEOC) Kemenkes per 16 Agustus 2026, gempa nan mengguncang area Nagekeo pada Sabtu (15/8/2026) tersebut merusak 9 rumah sakit dan 68 Puskesmas di NTT. Kerusakan paling parah dialami RSUD Nagekeo hingga akomodasi tersebut lumpuh total.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, pemerintah bergerak sigap menangani kelumpuhan jasa di RSUD Nagekeo dengan mendistribusikan sarana rumah sakit lapangan berupa tenda darurat beserta set akomodasi ruang operasi nan dikirim langsung ke lokasi.
"Khusus untuk Rumah Sakit Nagekeo lantaran sudah berakhir beroperasi, kita kemarin malam kirim rumah sakit lapangan. Kita kirim ke sana dan rencana mungkin tiba dalam sehari dua hari ini dan bisa dibangun," ujar Budi.
Ia menambahkan, penanganan darurat di lapangan diprioritaskan untuk golongan rentan, pasien patah tulang, ibu mengandung dengan komplikasi, serta pasien rutin cuci darah. Selain RS lapangan, Kemenkes juga menyiapkan alur rujukan darurat ke RSUD Borong dan RSUD Komodo untuk menangani kasus medis kritis di tengah keterbatasan akses jalan nan sempat terputus.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·