Ratusan penumpang terlantar setelah 209 penerbangan terdampak abu Anak Krakatau. Sejumlah penumpang apalagi tidur di airport akibat pembatalan penerbangan.
Penumpang nan terdampar menunggu di area check-in setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta menghentikan operasional akibat paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau di Tangerang, Minggu (6/9/2026). Kondisi tersebut menyebabkan ratusan penumpang terlantar di sejumlah airport utama setelah penerbangan dihentikan. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Sejumlah penumpang mengeluhkan minimnya info mengenai pembatalan penerbangan. Mereka mengaku baru mengetahui penerbangannya dibatalkan setelah tiba di bandara. "Jika gunung itu meletus tadi malam dan ada perkiraan bahwa penerbangan bakal dibatalkan, semestinya kami diberi tahu sejak awal. Dengan begitu, penumpang tidak perlu repot-repot datang ke sini," ujar Ersy Laksita Rini, 55 tahun. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Kementerian Perhubungan menyatakan penghentian operasional penerbangan berakibat terhadap 209 penerbangan, termasuk sejumlah penerbangan internasional. Penutupan dilakukan setelah abu vulkanik Anak Krakatau terdeteksi di wilayah sekitar bandara. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
AirNav Indonesia kemudian memperpanjang penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui publikasi NOTAM A3346/26. Berdasarkan pemberitahuan tersebut, operasional airport diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB pada Minggu (6/9/2026), menggantikan NOTAM sebelumnya, ialah A3344/26. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Selain Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma juga ditutup sementara melalui NOTAM A3345/26 mulai pukul 07.20 WIB dengan perkiraan pembukaan pada pukul 10.00 WIB. Bandara Radin Inten II, Lampung, ditutup hingga pukul 10.00 WIB berasas NOTAM B1124/26, sementara Bandara Budiarto RTO ditutup berasas NOTAM C1076/26 hingga waktu nan sama. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Bahkan nampak seorang penumpang nan terdampar tertidur diarea Bandara Internasional Soekarno Hatta. AirNav menyebut pergerakan abu vulkanik sangat bergerak sehingga pemantauan ruang udara dilakukan selama 24 jam melalui Indonesia Network Management Center (INMC). Setiap perubahan kondisi bakal ditindaklanjuti dengan pembaruan info aeronautika secara real-time. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Maskapai dan calon penumpang diimbau terus memantau perkembangan agenda penerbangan. AirNav menegaskan keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi darurat akibat sebaran abu vulkanik. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·