Potret Bandara Kuwait Hancur Dihantam Rudal-Drone, Makan Korban Jiwa

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Serangan drone dan rudal Iran merusak akomodasi di Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6/2026) menewaskan satu orang dan menyebabkan lebih dari 60 orang lainnya mengalami luka-luka. (Tangkapan Layar Video Reuters/KUNA)

Ketegangan di area Teluk kembali meningkat pada Rabu (3/6/2026) setelah serangan nan menghantam Kuwait menyebabkan kerusakan pada airport serta menewaskan satu orang. (Tangkapan Layar Video Reuters/KUNA)

Puing-puing berceceran di lantai sementara api berkobar di latar belakang, setelah serangan Iran, menurut kementerian luar negeri, di Bandara Internasional Kuwait di Kota Kuwait, Kuwait, 3 Juni 2026, dalam gambar tak bersuara nan diperoleh dari video media sosial ini.

Dalam sebuah video, terekam detik-detik serangan nan menghantam Bandara Internasional Kuwait. Suara ledakan terdengar keras sebelum kepulan asap membumbung dari area nan terkena dampak. Puing-puing gedung tampak berceceran di lantai, sementara kobaran api terlihat menyala di beberapa titik. (Social Media/via REUTERS)

Orang-orang berlarian di tengah asap kebakaran, pasca serangan Iran, menurut kementerian luar negeri, di Bandara Internasional Kuwait di Kota Kuwait, Kuwait, 3 Juni 2026, dalam gambar tak bersuara nan diperoleh dari video media sosial ini.

Dalam sebuah video nan beredar di media sosial, suasana tampak kacau ketika asap hitam membumbung dari letak kebakaran, sementara sejumlah orang tampak bergegas meninggalkan area tersebut di tengah kepanikan nan terjadi sesaat setelah ledakan. Di saat nan sama, militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan melakukan serangan di dekat Selat Hormuz, sementara upaya diplomasi untuk menghentikan bentrok tetap menunjukkan sedikit kemajuan. (Social Media/via REUTERS)

Serangan drone dan rudal Iran merusak akomodasi di Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6/2026) menewaskan satu orang dan menyebabkan lebih dari 60 orang lainnya mengalami luka-luka.

Akibat serangan tersebut, seluruh penerbangan di Bandara Internasional Kuwait sempat ditangguhkan. Penutupan sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan operasional dan melakukan penilaian terhadap kerusakan nan terjadi di area bandara. (Tangkapan Layar Video Reuters/KUNA)

Serangan drone dan rudal Iran merusak akomodasi di Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6/2026) menewaskan satu orang dan menyebabkan lebih dari 60 orang lainnya mengalami luka-luka.

Terlihat bagian genting airport berlubang akibat hantaman drone dan rudal, dengan sejumlah material gedung runtuh di area sekitar. (Tangkapan Layar Video Reuters/KUNA)

Serangan drone dan rudal Iran merusak akomodasi di Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6/2026) menewaskan satu orang dan menyebabkan lebih dari 60 orang lainnya mengalami luka-luka.

Kerusakan juga tampak pada beberapa akomodasi bandara, termasuk bagian terminal dan prasarana pendukung nan mengalami retakan serta pecahnya kaca-kaca bangunan. (Tangkapan Layar Video Reuters/KUNA)

Serangan drone dan rudal Iran merusak akomodasi di Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6/2026) menewaskan satu orang dan menyebabkan lebih dari 60 orang lainnya mengalami luka-luka.

Puing-puing berceceran termasuk bagian mesin drone di sejumlah titik, akibat serangan terhadap akomodasi penerbangan tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/KUNA)

Para pejabat Kuwait memeriksa kerusakan di dalam terminal Bandara Internasional Kuwait setelah serangan pesawat tak berawak dan rudal, di Kota Kuwait, Kuwait, 3 Juni 2026.

Para pejabat Kuwait juga meninjau langsung kerusakan di dalam terminal Bandara Internasional Kuwait setelah serangan. Namun, beberapa jam kemudian, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) membantah telah menyerang airport tersebut. IRGC mengeklaim kerusakan nan terjadi disebabkan oleh kegagalan sistem pertahanan udara Patriot milik AS dalam mencegat rudal Iran, sehingga memicu kerusakan di area bandara. (Kuwait News Agency/Handout via REUTERS)

Menteri Pertahanan Kuwait Sheikh Abdullah Ali Abdullah Al-Salem Al-Sabah mengunjungi seorang korban luka akibat serangan Iran di sebuah rumah sakit di Kuwait, 3 Juni 2026.

Menteri Pertahanan Kuwait Sheikh Abdullah Ali Abdullah Al-Salem Al-Sabah mengunjungi seorang korban luka akibat serangan Iran di sebuah rumah sakit di Kuwait. Serangan terbaru ini kembali menguji gencatan senjata nan rentan di area dan mendorong nilai minyak bumi melonjak lebih dari 2%, sementara Selat Hormuz tetap sebagian besar tertutup lebih dari tiga bulan sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. (KUWAIT ARMY GHQ via X/Handout via REUTERS)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News