Ravie Wardani
, Jurnalis-Rabu, 08 April 2026 |08:30 WIB
Poster Film Aku Harus Mati Tuai Kontroversi, Produser Minta Maaf. (Foto: Rollink Action)
JAKARTA - Rollink Action selaku rumah produksi nan menggarap Aku Harus Mati meminta maaf setelah poster movie tersebut menuai kecaman publik lantaran menampilkan visual setan nan menakutkan.
Tak hanya soal poster, titel movie tersebut juga dianggap netizen bisa memengaruhi psikologis anak muda untuk melakukan bunuh diri. Iwet Ramadhan, Head of Creative Strategic Promotion Rollink Action meminta maaf atas ketidaknyamanan nan ditimbulkan akibat poster tersebut.
"Kami menyesalkan sekali persoalan ini dan belajar gimana movie diperkenalkan di ruang publik. Karena pada akhirnya, poster dan billboard movie itu kan sangat disorot oleh warganet,” kata Iwet dalam wawancara daringnya dengan awak media, pada 6 April 2026.
Poster Film Aku Harus Mati Tuai Kontroversi, Produser Minta Maaf. (Foto: Rollink Action)
Iwet mengakui, kontroversi nan terjadi menjadi pelajaran berbobot untuk pihaknya. Terutama, langkah mereka menanggapi sebuah persoalan nan bisa menjadi rumor sensitif bagi golongan masyarakat tertentu.
“Ini menjadi pelajaran bahwa kami kudu sangat berhati-hati sekali dalam berucap, berkata, dan melemparkan statement di ruang publik. Ini bakal menjadi pertimbangan dan peringatan bagi kami untuk membenahi materi promosi," imbuh sang presenter.
Di sisi lain, Iwet Ramadhan mengapresiasi kritik publik mengenai materi promo movie Aku Harus Mati. Dia berjanji perihal tersebut bakal menjadi bahan untuk perbaikan internal agar sebuah karya diperkenalkan dengan mempertimbangkan konteks dan sensitivitas.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan buletin terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·