Polri waspadai pergeseran wilayah operasi pelaku scammer lintas negara.
, JAKARTA, – Polri meningkatkan kewaspadaan terhadap pergeseran wilayah operasi scammer lintas negara nan mulai masuk ke Indonesia. Dengan menggandeng Ditjen Imigrasi, Polri sukses menangkap 210 penduduk negara asing nan diduga terlibat penipuan daring di Batam, Kepulauan Riau, Jumat lalu.
Penangkapan ini merupakan hasil kerjasama antara Polri dan Ditjen Imigrasi, serta satuan kewilayahan Polda Kepri. Menurut Brigjen Pol. Untung Widyatmoko, kejadian ini menunjukkan pergeseran wilayah operasi scammer lintas negara nan sebelumnya berpusat di Kamboja, Myanmar, Laos, dan Vietnam, sekarang menyebar ke Indonesia.
Untung menjelaskan bahwa meskipun upaya pencegahan telah dilakukan, tetap ada celah nan dimanfaatkan oleh pelaku. Berkat kesigapan imigrasi dan satuan kewilayahan, lebih dari 200 penduduk asing nan diduga melakukan scamming sukses ditangkap. Ini menambah daftar keberhasilan abdi negara dalam memetakan penyebaran kejahatan siber di Indonesia.
Pengungkapan ini mengenai dengan kasus serupa nan terungkap di kota lain seperti Denpasar, Surabaya, Surakarta, Sentul Bogor, dan Sukabumi. Terakhir, penangkapan juga dilakukan di Jakarta dengan jumlah pelaku nan signifikan.
Untung menegaskan bahwa Polri tidak bakal membiarkan Indonesia menjadi safe haven bagi pelaku kejahatan, dan bakal terus bersinergi dengan lembaga mengenai untuk mencegah dan menindak tegas pelaku scammer. Polri juga mendalami kemungkinan adanya korban dari penduduk negara Indonesia.
Dalam kasus di Batam, modus operandi nan digunakan melibatkan promosi melalui media sosial dan komunikasi intensif, mengarahkan korban untuk menanamkan biaya pada platform investasi fiktif dengan janji untung tinggi. Mayoritas korban adalah penduduk negara asing, khususnya dari Eropa dan Vietnam.
Direktur Pengawasan dan Penindakan Ditjen Imigrasi, Yuldi Yusman, menyatakan bahwa 210 WNA tersebut menggunakan beragam jenis izin tinggal, nan tidak diperuntukkan untuk aktivitas kerja alias bisnis. Barang bukti berupa perangkat elektronik dan arsip juga sukses diamankan.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·