, BANDUNG, – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung tengah mendalami asal-usul narkotika jenis sabu nan melibatkan dua orang kakak beradik. Kedua tersangka terpaksa ditembak petugas lantaran melakukan perlawanan dan menyerang abdi negara saat proses penangkapan di wilayah Kota Bandung.
Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Bandung, AKBP Agah Sonjaya, menyatakan pihaknya tetap menyelidiki sumber peralatan haram tersebut. “Kami tetap mendalami asal usul narkoba tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika nan dijalankan kedua tersangka,” ujarnya di Bandung, Rabu.
Kedua tersangka nan merupakan kakak beradik itu berinisial AB dan ABK. Mereka diduga kuat hendak mengedarkan sabu di Kota Bandung. Namun, saat bakal ditangkap, keduanya melakukan perlawanan sengit terhadap petugas.
Kronologi Penangkapan dan Perlawanan
Agah menjelaskan, pengungkapan kasus ini berasal dari info mengenai aktivitas peredaran narkoba di area Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, pada Minggu (5/7). Tim Satresnarkoba kemudian mendatangi letak untuk melakukan pemeriksaan.
Meskipun abdi negara kepolisian telah mengedepankan pendekatan persuasif, kedua pelaku justru merespons dengan agresif. “Pelaku melakukan perlawanan, menyerang anggota, memukul, membanting petugas, apalagi berupaya merebut senjata api milik personil kepolisian,” kata Agah.
Atas tindakan nan membahayakan keselamatan jiwa petugas tersebut, tindakan tegas dan terukur terpaksa diambil. “Anggota di lapangan menggunakan diskresi kepolisian berasas penilaian situasi saat itu sehingga tindakan penembakan dilakukan,” ujarnya menegaskan.
Barang Bukti dan Modus Operandi
Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap bahwa kedua tersangka diduga hendak mengambil sabu dari wilayah lain untuk diedarkan kembali di Kota Bandung. Saat berada di lokasi, mereka berkumpul untuk menggunakan sebagian peralatan tersebut dan memecahnya menjadi paket-paket mini siap edar.
Dalam pengungkapan ini, abdi negara kepolisian sukses mengamankan sejumlah peralatan bukti. Di antaranya adalah peralatan untuk mengemas sabu serta narkotika jenis sabu dengan berat total sekitar 25 gram.
Saat ini, tersangka berinisial AB nan terkena tembakan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Sartika Asih. Sementara itu, tersangka ABK telah ditahan di rumah tahanan Polrestabes Bandung untuk menjalani proses norma lebih lanjut.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·