Polisi Telisik SOP Rekrutmen Sopir Taksi Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Polisi menyelidiki standard operating procedure (SOP) perekrutan pengemudi taksi online usai terlibat kecelakaan dengan KRL di perlintasan sebidang Bekasi Timur, Kota Bekasi. Polisi bakal mendalami apakah terdapat kelalaian dalam proses seleksi hingga training pengemudi oleh pihak perusahaan taksi.

"Nanti bakal kita lihat gimana SOP menerima seseorang menjadi calon pengemudi taksi online tersebut. Ini bakal kita dalami, termasuk sistem manajemennya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Untuk diketahui, setelah kejadian taksi online Green SM tertemper KRL, Senin (27/4), beberapa menit kemudian terjadi tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL lain di jalur seberangnya alias jalur arah Cikarang.

Budi menjelaskan pemeriksaan terhadap pengemudi taksi berinisial RRP telah dilakukan. Dari hasil sementara, diketahui nan berkepentingan baru bekerja sebagai pengemudi sejak 25 April 2026 alias hanya beberapa hari sebelum kejadian.

"Yang berkepentingan baru bekerja beberapa hari. Ini juga menjadi bagian nan kami dalami," ujarnya.

24 Saksi Diperiksa

Selain itu, interogator tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak lain nan terkait, termasuk petugas operasional kereta dan saksi di letak kejadian. Total, sejauh ini sudah 24 orang saksi nan diperiksa.

"Pemeriksaan tetap berjalan di Manggarai. Total saksi nan sudah diperiksa 24 orang, dan hari ini ada tambahan tujuh orang nan dimintai keterangan," ucapnya.

Polisi juga menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk meneliti kemungkinan adanya aspek teknis, seperti gangguan kelistrikan alias sistem sinyal di letak kecelakaan.

Meski demikian, status pengemudi taksi saat ini tetap sebagai saksi. Polisi menegaskan, penetapan tersangka bakal dilakukan setelah melalui gelar perkara berasas perangkat bukti nan cukup.

"Kami bakal memandang secara menyeluruh, baik dari sisi pengemudi, sistem, maupun aspek teknis lainnya," ucapnya. (bel/jbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News