Polisi melakukan penyisiran di kampus UMI Makassar usai mahasiswa dan massa berbaju ojol terlibat berantem di Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (24/4) malam.
Polisi awalnya berupaya membubarkan sejumlah massa berjaket ojol nan menyerang mahasiswa hingga masuk ke kampus UMI.
Setelah sukses meredam keributan tersebut, polisi kemudian melakukan penyisiran. Polisi mencari satu per satu mahasiswa di gedung fakultas, kemudian mereka dikumpulkan di area kampus.
Tak hanya itu, petugas juga menyita sejumlah senjata tajam, seperti papporo, perangkat panah busur, hingga parang.
"Saya dari tadi sudah peringatkan agar kalian bubar, tapi tidak didengarkan. Nah, hasilnya begini, ratusan ojol masuk," kata Wakil Rektor III UMI Makassar, Nur Fadhilah, kepada puluhan mahasiswa nan ditemukan di kampus.
Nur Fadhilah menyayangkan demo nan berujung ricuh tersebut. Mahasiswa nan terlibat bakal diberikan sanksi.
Sementara itu, kepolisian tetap enggan berkomentar mengenai peristiwa ini lantaran tetap konsentrasi melakukan pendalaman serta pemeriksaan terhadap puluhan mahasiswa.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·