Polisi Periksa Pihak Taksi Green SM Terkait Tabrakan Kereta di Bekasi Besok

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Polda Metro Jaya meningkatkan status perkara kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur dari penyelidikan ke penyidikan. Polisi bakal memintai keterangan pihak Taksi Green SM, Dinas Pekerjaan Umum hingga Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

"Selanjutnya, pada Senin mendatang, interogator juga bakal meminta keterangan dari Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, pihak Taksi Green, serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).

Kombes Budi mengatakan keterangan itu nantinya digunakan untuk melengkapi rangkaian penyidikan. Serta memperoleh gambaran peristiwa secara utuh dan objektif.

"Guna melengkapi rangkaian investigasi dan memperoleh gambaran peristiwa secara utuh dan objektif," tuturnya.

Budi menyampaikan sebanyak 31 saksi telah diperiksa. Di antaranya ialah pelapor, pengemudi taksi, penjaga palang, saksi di sekitar lokasi, dan petugas operasional PT KAI.

"Hingga saat ini, interogator telah meminta keterangan terhadap 31 orang. nan terdiri atas pelapor, pengemudi taksi, penjaga palang, saksi di sekitar lokasi, korban, petugas operasional PT KAI. Serta pihak-pihak lain nan mengetahui langsung peristiwa tersebut," jelasnya.

Saat ini kasus tersebut telah berada pada tahap penyidikan. Kasus ditangani Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Sejauh ini, interogator telah melakukan cek tempat kejadian perkara, pengumpulan peralatan bukti, pendalaman rekaman CCTV, koordinasi dengan rumah sakit mengenai korban, permintaan visum. Serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pihak-pihak mengenai lainnya," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Peristiwa itu menyebabkan 16 orang meninggal bumi dan 90 orang lainnya terluka.

Saat kecelakaan, taksi Green SM sempat terhenti di tengah rel kereta api nan tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur lantaran masalah korsleting. Taksi itu kemudian tertemper KRL nan melaju dari Cikarang ke arah Jakarta. KRL nan terlibat kecelakaan dengan taksi itu terhenti di tengah rel.

Tak lama setelahnya, ada KRL arah Cikarang nan terhenti di Stasiun Bekasi Timur imbas kejadian antara KRL arah Jakarta dan taksi Green SM. KRL nan terhenti di Stasiun Bekasi Timur kemudian tertabrak KA Argo Bromo Anggrek nan melaju dari arah Jakarta. (dvp/idn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News