Jakarta - Polisi mulai melakukan penyelidikan mengenai kebakaran nan melanda permukiman penduduk di area Pasar Jiung, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Polisi telah memeriksa lima orang saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E. P Hutagalung mengatakan pemeriksaan telah dilakukan terhadap sejumlah saksi, termasuk Ketua RW 04 Kebon Kosong.
"Jadi sampai saat ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi, termasuk Ibu RW 04 Bu Earni, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran," kata Susatyo di letak pengungsian korban kebakaran Kemayoran, Selasa (2/6/2026).
Meski demikian, Reynold menegaskan pihaknya saat ini lebih mengutamakan penanganan kemanusiaan terhadap penduduk nan terdampak kebakaran. Menurutnya, banyak korban nan tetap berada di letak pengungsian dan memerlukan bantuan.
"Nah, namun kami dari Polsek Kemayoran maupun Polres Jakarta Pusat saat ini lebih mengutamakan dalam perihal bantuan, pertolongan secara kemanusiaan kepada mereka, korban nan saat ini mengungsi akibat dari kebakaran tersebut," ujarnya.
Di sisi lain, polisi juga telah berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi nan diduga menjadi titik awal munculnya api telah dipasangi garis polisi.
"Namun kami juga sudah berkoordinasi dengan Puslabfor nan telah membuatkan agenda perencanaan untuk besok turun ke lokasi, di mana letak tempat kejadian telah kami police line nan memang diduga tempat tersebut adalah sumber api berasas koordinasi dengan petugas Damkar," katanya.
Terkait penyebab kebakaran, Reynold mengatakan polisi tetap mengumpulkan beragam keterangan saksi. Sejumlah info nan diterima menyebut api diduga berasal dari kompor, sementara ada pula nan menduga akibat korsleting listrik.
"Kalau dari saksi keterangannya demikian, namun apakah memang memandang langsung ini nan belum bisa dipastikan lantaran informasinya api langsung membesar," ujarnya saat ditanya soal dugaan api berasal dari kompor.
Ia menegaskan polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran sebelum hasil pemeriksaan dari Puslabfor keluar.
"Semua mungkin ada nan bilang korsleting, ada nan bilang dari kompor. Namun itu lebih validnya setelah mendapatkan pemeriksaan lanjut dari pusat laboratorium forensik," ungkapnya.
Polisi juga membantah info nan menyebut pemilik rumah nan diduga menjadi letak awal munculnya api telah diamankan. Menurutnya, pihaknya tetap konsentrasi memberikan pendampingan kepada korban dan bakal meminta keterangan lebih lanjut setelah kondisi para saksi memungkinkan.
"Nanti bakal kita mintai keterangan lebih lanjut, namun lantaran situasionalnya saat ini lebih kita turut prihatin," imbuhnya.
(bel/lir)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·