Polisi-Damkar Semprot Jalan di Bogor Antisipasi Dampak Abu Anak Krakatau

Sedang Trending 46 menit yang lalu
Bogor -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Polres Bogor melakukan penyemprotan di jalur-jalur utama untuk mengurangi akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Bogor. Penyemprotan dilakukan tim pemadam kebakaran dan kepolisian menggunakan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC).

"Hari ini kita sama-sama rasakan di Kabupaten Bogor adanya debu dari Gunung Anak Krakatau. Kita cemas udara tercemar, oleh karena itu, kami dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor mengerahkan motor water spray ke seluruh wilayah, terutama jalan-jalan di kota-kota di kecamatan, nan ada di Kabupaten Bogor," kata Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor Yudi Santosa, Minggu (6/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yudi menyebutkan, penyemprotan dilakukan oleh setiap instansi sektor pemadam kebakaran nan ada di Kabupaten Bogor. Penyemprotan dilakukan secara berkala di jalan-jalan utama nan banyak dilalui warga.

"Kita berupaya untuk mengurangi pengaruh dari tercemarnya udara akibat dari kejadian abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan ini paling tidak membantu masyarakat mengurangi pengaruh dari abu vulkanik," kata Yudi.

Penyemprotan juga dilakukan Polres Bogor menggunakan rantis Armored Water Cannon (AWC) dengan kapabilitas air 6.000 liter. Penyemprotan tersebut diharapkan dapat mengurangi akibat penyebaran abu vulkanik.

"Operasi pembersihan jalan raya ini difokuskan di sepanjang urat nadi lampau lintas utama, membentang dari Jalan Raya Jakarta-Bogor hingga ruas Jalan Alternatif Sentul. Pengerahan Rantis AWC nan pada umumnya diperuntukkan bagi pengendalian massa ini, secara unik dialihfungsikan untuk misi keselamatan publik," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto.

Wikha berambisi visibilitas pengendara dapat segera kembali normal dan kualitas udara di jalur arteri berangsur pulih. Penyemprotan dinilai efektif membantu membersihkan endapan debu vulkanik pada permukaan aspal.

"Guyuran air bertekanan tinggi dari armada AWC terbukti efektif membilas endapan abu vulkanik di permukaan aspal, mencegah debu agar tidak terus beterbangan saat terlindas roda kendaraan, serta menekan akibat iritasi pernapasan bagi penduduk sekitar," kata Wikha.

"Kami tetap mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengenakan perangkat pelindung diri saat berada di luar ruangan, serta lebih berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat berkendara mengingat kondisi permukaan aspal nan basah pasca-penyemprotan," imbuhnya.

(sol/isa)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News