Polisi tetap menyelidiki kasus pengancaman menggunakan barang menyerupai pistol di SPBU Jalan M. Ramdan, Kota Bandung, pada Kamis (23/4) lalu. Saat ini, pelaku tengah diburu polisi.
Kanit Reskrim Polsek Regol, Iptu Budi, mengatakan mereka tengah mengumpulkan rekaman CCTV di letak kejadian untuk mengidentifikasi pelaku.
“Mohon waktu, kami tetap lidik [penyelidikan],” kata Iptu Budi saat dikonfirmasi wartawan mengenai perkembangan kasus, Jumat (24/4).
Kapolsek Regol, Kompol Heri Suryadi, menuturkan kejadian itu berasal saat seorang laki-laki nan mengendarai sepeda motor Honda Shogun dengan nomor polisi Z 6841 ED diduga tidak mau mengantre saat hendak mengisi BBM. Tindakannya kemudian ditegur oleh pengendara lain nan tengah mengantre menggunakan sepeda motor Honda Genio.
"Pada saat bakal mengisi BBM, pelaku tidak mau antre lampau ditegur oleh salah satu pengendara nan sedang mengantre, sehingga terjadi adu mulut,” jelasnya.
Teguran tersebut memicu adu mulut di antara keduanya. Situasi sempat mereda setelah pelaku meninggalkan lokasi, namun tak lama kemudian dia kembali dan menghampiri pengendara nan menegurnya.
Saat itulah pelaku diduga mengeluarkan barang nan menyerupai pistol alias airsoft gun, nan membikin situasi semakin tegang. Beruntung, tindakan tersebut sukses dilerai oleh saksi di letak sehingga tidak berujung pada tindakan kekerasan lebih lanjut.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Polisi juga telah mengamankan rekaman CCTV dari letak kejadian untuk mendukung proses penyelidikan.
Pihak kepolisian menegaskan bakal terus mendalami kasus ini hingga pelaku sukses diidentifikasi dan diamankan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh info nan beredar di media sosial.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·