, MEDAN, –
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan support penuh terhadap gerakan penghijauan nan digagas oleh Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Dukungan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, dalam rangka menyukseskan rangkaian aktivitas Minggu Ekologi sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Pernyataan support tersebut disampaikan Surya usai menerima audiensi pengurus HKBP Pearaja Tarutung nan dipimpin oleh Kepala Departemen Marturia HKBP, Pendeta Bernard Manik, di Kantor Gubernur Sumut, Selasa.
"Kami menyambut baik inisiatif ini, dan Pemprov Sumut siap mendukung beragam aktivitas nan bermaksud menjaga kelestarian alam," ujar Surya.
Kolaborasi untuk Alam
Surya menjelaskan bahwa pengurus HKBP menyampaikan rencana aktivitas penanaman pohon nan bakal melibatkan jemaat dan masyarakat di wilayah Tapanuli Raya. Program ini dinilai sangat strategis untuk memberikan faedah ekologis jangka panjang.
Menurut Surya, program tersebut diharapkan memberikan faedah bagi kelestarian lingkungan, menjaga wilayah resapan air, serta mengurangi akibat perubahan iklim. "Gerakan penanaman pohon merupakan langkah nyata menjaga lingkungan. Pemprov Sumut bakal mendukung penuh inisiatif HKBP nan membujuk masyarakat merawat alam demi keberlanjutan bagi generasi mendatang," tegasnya.
Wakil Gubernur menekankan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab berbareng nan memerlukan kerjasama lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, bumi usaha, dan masyarakat melalui aktivitas penanaman pohon diharapkan memberikan akibat positif terhadap kelestarian rimba dan ekosistem di Sumatera Utara.
Puncak Acara di Tapanuli Tengah
Sementara itu, Kepala Departemen Marturia HKBP, Pendeta Bernard Manik, menegaskan bahwa rangkaian aktivitas Minggu Ekologi merupakan bentuk komitmen HKBP terhadap pelestarian lingkungan hidup dan mitigasi bencana. Ia menyampaikan bahwa puncak aktivitas bakal dilaksanakan pada 27 September 2026 di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.
"Melalui Minggu Ekologi, kami membujuk seluruh penduduk HKBP berkedudukan aktif merawat dan melestarikan lingkungan, tidak hanya di Tapanuli Raya, tetapi juga di beragam wilayah lain nan mengalami bencana," ujar Bernard.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·