Sebuah rumah di Kelurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, didatangi polisi dan Dinas Sosial pada Jumat (8/5). Di sana polisi menemukan 11 bayi. Anak-anak tersebut tidak jelas asal-usulnya.
Polisi memastikan rumah tersebut bukan daycare alias tempat penitipan anak. Rumah tersebut milik orang tua seorang bidan. Warga mencurigai keberadaan bayi-bayi tersebut sehingga memberi tahu polisi.
"Bukan (daycare), enggak ada daycare di tempat kita. Bidan nan ada di (Kapanewon) Gamping itu rumah orang tuanya itu (di sini). (Bayi) dibawa orang tuanya ke rumah di wilayah kami," kata Lurah Hargobinangun Amin Sarjito melalui sambungan telepon, Sabtu (9/5).
Dari 11 bayi tersebut, sebanyak 3 bayi terindikasi sakit.
"Indikasi (sakit) baru pemeriksaan awal dari Puskesmas," katanya.
Terkait orang tua para bayi tersebut, Amin belum mengetahui detailnya. Kasusnya saat ini ditangani Polresta Sleman.
"Saya nggak tahu (bayi siapa)," katanya.
"Untuk lebih jelasnya kelak ke Pak Kasatreskrim Sleman saja, lantaran sudah lempar ke Dinas Sosial dan ke abdi negara nan berkuasa itu," katanya.
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro belum bicara banyak tentang kasus ini. Dia mengatakan penanganan tetap terus dilakukan berbareng lembaga terkait.
"Sampai saat ini Kepolisian sudah menangani bersama-sama dengan perangkat pemerintahan dari Kapanewon dan Desa, BRSPA Dinsos dan Dindik," katanya.
Argo bilang pihaknya tetap konsentrasi pada kesehatan anak-anak nan diamankan tersebut.
"Saat ini nan menjadi prioritas utama adalah keselamatan dan kesehatan anak-anak tersebut dan kami bakal selalu berkoordinasi dengan lembaga mengenai dalam penanganan selanjutnya," katanya.
"Mohon doanya agar kami dapat menangani ini dengan tepat, tuntas, ahli dan menjunjung tinggi keadilan," pungkasnya.
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·