Liputan6.com, Jakarta - Polisi membenarkan telah menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual dengan terlapor seorang laki-laki berinisial ATT.
"Polda Metro Jaya telah menerima laporan pada hari Sabtu tanggal 12 September 2026, sekira pukul 10.00 pagi," ujar Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, Senin (14/9/2026).
Onkoseno mengatakan pelapor sekaligus korban dalam laporan tersebut merupakan seorang wanita berinisial AW. Sementara itu, pihak nan dilaporkan adalah laki-laki berinisial ATT.
Setelah laporan diterima, interogator bakal melakukan serangkaian proses penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari pelapor dan saksi serta melakukan visum terhadap korban.
"Selanjutnya setelah laporan polisi diterima, kemudian dilakukan serangkaian membikin manajemen penyelidikan dan selanjutnya dari tim interogator nan menangani bakal meminta keterangan terhadap pelapor, saksi-saksi, juga bakal meminta visum," kata Onkoseno.
"Untuk selanjutnya, perkembangan bakal kami sampaikan berikutnya," sambung dia.
Dugaan Pelecehan Terjadi di SCBD
Onkoseno mengatakan dugaan kekerasan seksual tersebut dilaporkan terjadi di area SCBD, Jakarta Pusat. Namun, polisi belum membeberkan kronologi kejadian lantaran tetap dalam tahap pendalaman.
"Kalau untuk letak itu di sekitar SCBD. Kronologi itu kelak tetap bakal didalami oleh tim penyidik," kata dia.
Penyidik selanjutnya bakal meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait, termasuk ATT sebagai terlapor. Polisi belum menjelaskan lebih lanjut mengenai peralatan bukti nan berangkaian dengan laporan tersebut.
"Itu tetap pendalaman penyidik. Nanti bakal disampaikan lebih lanjut," jelas Onkoseno.
Klarifikasi Betrand Peto
Betrand menyatakan tidak pernah melakukan pelecehan seksual sebagaimana tuduhan nan dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Putra dari Ruben Onsu ini merasa dirugikan oleh berita nan beredar luas di media sosial dan memastikan tuduhan tersebut tidak benar.
"Dan saya mau menyampaikan bahwa seperti nan sudah ada buletin nan tersebar, bahwa saya tidak melakukan perihal nan seperti apa nan dibilang, gitu," ujar penyanyi Betrand Peto saat ditemui di area Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/09/2026).
Remaja nan berkawan disapa Onyo ini menceritakan awal kejadian saat memandang pelapor tiba-tiba menangis di sofa ruangan kelab malam. Betrand kemudian berupaya mencari tahu argumen wanita tersebut menangis, tetapi tidak mendapatkan jawaban.
"Saya pun bertanya kepada perempuannya, gitu. 'Kenapa bisa nangis?' gitu. Dan dia itu enggak ada jawab sama sekali, enggak ada kasih saya untuk jawaban kayak 'aku nangis gara-gara ini', enggak," kata Onyo.
Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·