Polemik Film Pesta Babi, Papua Dinilai Perlu Dilihat Lebih Komprehensif

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 14 Mei 2026 |16:55 WIB

Polemik Film Pesta Babi, Papua Dinilai Perlu Dilihat Lebih Komprehensif

Warga Papua (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone)

JAKARTA — Akademisi sekaligus pengamat sosial politik, Sam’un Jaja Raharja, membujuk masyarakat memandang beragam persoalan Papua secara utuh dan tidak hanya dari satu perspektif pandang. Polemik mengenai movie dokumenter Pesta Babi perlu disikapi secara jernih, proporsional, dan tidak emosional. 

Film tersebut, kata dia, tetap mempunyai nilai krusial sebagai ruang refleksi publik. Namun, masyarakat juga perlu mencermati isi dan narasi nan dibangun dengan pendekatan kritis serta mempertimbangkan kebenaran di lapangan. 

Demokrasi, ditegaskan Sam'un, tidak bisa dipahami sebatas hitam-putih. Demokrasi memberi ruang bagi kebebasan berekspresi, kritik, dan perbedaan pandangan, namun tetap menuntut tanggung jawab moral dari setiap pihak nan terlibat di ruang publik.

“Kebebasan memang dijamin oleh konstitusi. Namun, kebebasan juga kudu disertai tanggung jawab moral, terutama andaikan sebuah narasi berpotensi menimbulkan ketidakpastian alias ketidaksinkronan antara info dan fakta,” kata Sam’un dalam keterangannya, dikutip Kamis (14/5/2026).

Sam’un berpandangan bahwa karya seni, kritik, maupun dokumenter tidak semestinya dianggap sebagai ancaman. Jika sebuah karya memunculkan polemik alias perdebatan, maka perihal tersebut semestinya dijawab melalui perbincangan terbuka dan argumentasi nan sehat.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com