Palembang - Polda Sumatera Selatan mengawal peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026 di Kota Palembang, nan berjalan kemarin. Polda Sumsel pun menghadirkan dapur lapangan dan pelayanan kesehatan cuma-cuma untuk buruh.
Di bawah pengarahan Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho jejeran kepolisian tidak hanya melakukan pengawalan massa, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Hal ini merupakan bentuk nyata penerapan program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
Kegiatan nan berpusat di Simpang Lima Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan ini diwarnai dengan tindakan simpati berupa akomodasi Dapur Lapangan dari Satuan Brimob (Satbrimob) serta jasa kesehatan cuma-cuma dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumsel.
Langkah ini mengukuhkan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, sekaligus pelayan masyarakat.
Tercatat, sebanyak kurang lebih 416 massa pekerja dari beragam wilayah-seperti Palembang, Muara Enim, Ogan Ilir, Prabumulih, Banyuasin, hingga PALI-mengikuti aktivitas berjudul 'Rembuk Buruh' tersebut. Seluruh pergerakan massa dari titik kumpul di Benteng Kuto Besak (BKB) menuju gedung DPRD dikawal secara tertib dan ahli oleh personel campuran Polda Sumsel.
Pendekatan pelayanan ini bermaksud untuk memastikan aspirasi para pekerja dapat tersampaikan secara kondusif tanpa mengganggu ketertiban umum. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam menjaga stabilitas keamanan dan suasana investasi di daerah.
Dalam pelaksanaannya, Satbrimob Polda Sumsel menyiagakan Dapur Lapangan untuk menjamin kesiapan konsumsi, baik bagi peserta tindakan maupun petugas pengamanan. Di saat nan sama, Biddokkes Polda Sumsel aktif memberikan jasa pemeriksaan kesehatan cuma-cuma guna memastikan kondisi bentuk massa tetap prima.
Kehadiran akomodasi tersebut memberikan akibat positif terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kondisi di lapangan terbukti tetap terkendali, tertib, dan sangat kondusif.
Pendekatan soft approach ini juga dinilai efektif dalam memperkuat hubungan emosional antara abdi negara kepolisian dan golongan buruh.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumsel, Kombes Susnadi menyampaikan pelayanan ini merupakan petunjuk langsung dari Kapolda Sumsel untuk memastikan Polri datang secara nyata membawa faedah di tengah masyarakat.
"Kami datang bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk melayani saudara-saudara kita para buruh. Dapur Lapangan dan jasa kesehatan ini merupakan corak kepedulian Polri agar seluruh rangkaian aktivitas melangkah lancar dan humanis," ujar Kombes Susnadi dalam keterangan nan diterima, Sabtu (2/5/2026).
Senada dengan perihal tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya menegaskan strategi pengamanan May Day 2026 merupakan representasi dari komitmen Polri dalam mendukung program-program pemerintah. Dia juga memastikan aktivitas May Day kemarin berjalan kondusif dan tertib.
"Kami memastikan setiap aktivitas penyampaian pendapat di muka umum dapat melangkah sejuk dan tertib. Polda Sumsel memfasilitasi kebutuhan dasar peserta tindakan agar stabilitas Kamtibmas di Sumatera Selatan tetap terjaga dengan baik," kata Kombes Nandang.
Hingga seluruh rangkaian peringatan May Day 2026 di Kota Palembang usai, situasi terpantau kondusif dan lancar. Massa tindakan membubarkan diri secara tertib setelah aspirasi mereka diterima oleh perwakilan dewan, dengan pengawalan ketat dari kepolisian hingga para pekerja kembali ke wilayah asalnya masing-masing.
(zap/dhn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·