Polda Metro Ungkap Pria Dibacok di Jakbar Dipicu Senggolan di Jalan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Tim campuran Subdit Jatanras Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat menangkap pelaku pembacokan terhadap laki-laki berinisial A di area Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi menyebut pembacokan itu dipicu senggolan di jalan.

"Awalnya pelaku cekcok adu mulut dengan korban di sekitar TKP, lantaran motor pelaku mau menabrak motor korban di sekitar TKP," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Perwira polisi nan berkawan disapa Rohim ini mengatakan pelaku mengaku saat itu korban berbicara kasar kepada pelaku. Seketika itu pelaku emosional hingga membacok korban menggunakan celurit nan dibawanya.

"Korban berbincang kasar kepada pelaku, selanjutnya pelaku langsung membacok korban di bagian dada kiri dan korban langsung tersungkur menggunakan celurit nan pelaku bawa, kemudian pelaku melarikan diri," jelasnya.

Saat ini polisi telah mengamankan pelaku, laki-laki berinisial R. Pelaku saat ini tetap menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (4/5) sekitar pukul 13.40 WIB di Jalan Pedongkelan Belakang RT 004 RW 013, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Budi Hermanto menyampaikan tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tak lama setelah peristiwa itu dilaporkan. Polisi juga memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Pada hari nan sama sekitar pukul 22.00 WIB, terduga pelaku RS ditangkap di wilayah Kabupaten Bogor. Pelaku kemudian dibawa ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut," terang Budi.

Sejumlah peralatan bukti turut diamankan. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Mio warna putih biru, satu bilah celurit, helm, busana nan digunakan pelaku saat kejadian, serta rekaman CCTV di lokasi.

Saat ini, interogator tetap mendalami kasus tersebut. Termasuk melengkapi manajemen penyidikan, memeriksa pelaku, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan info nan belum terverifikasi. Proses norma terhadap terduga pelaku bakal dilakukan secara ahli dan proporsional," imbuhnya.

(mea/hri)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News