Polda Metro Kerahkan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia menyambut kunjungan Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, pada Senin (15/6) pagi ini.

Rangkaian aktivitas kenegaraan pun digelar dari mulai pukul 08.00 sampai dengan selesai.

Demi menjaga keamanan kunjungan Presiden Federal Jerman itu, Polda Metro Jaya mengerahkan 585 personel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan ratusan personel ini diterjunkan ke beragam titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian aktivitas kenegaraan nan berjalan aman, tertib, dan lancar.

"Kami memastikan bahwa seluruh personel telah tergelar di titik-titik rute perlintasan dan letak aktivitas agar seluruh agenda diplomasi internasional ini dapat melangkah dengan aman, tertib, dan kondusif," kata Budi dalam keterangannya, Senin pagi.

Budi menuturkan Polda Metro Jaya berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan pengamanan VIP secara profesional, adaptif, dan humanis melalui koordinasi taktis nan matang berbareng unsur Paspampres dan jejeran TNI.

Sebagai corak penghormatan tinggi kepada tamu negara serta agunan keselamatan rombongan, Ditlantas Polda Metro Jaya memberlakukan skema pengawalan ketat dan pengaturan lampau lintas sementara di sejumlah ruas jalan protokol.

Rute utama lintas kenegaraan nan bakal mendapatkan atensi pengamanan di antaranya Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Garnisun Dalam, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Medan Merdeka Utara hingga Jalan Perwira.

Budi menyampaikan kepolisian tidak menerapkan skema penutupan arus lampau lintas secara permanen di sepanjang rute perlintasan tersebut. Hal ini dilakukan demi memitigasi penyumbatan arus dan menjaga kenyamanan mobilitas penduduk DKI Jakarta.

"Penutupan jalan tidak dilakukan secara permanen, melainkan hanya bakal diberlakukan secara sangat terbatas dan situasional, ialah pada saat rombongan rangkaian tamu kenegaraan melintas di lokasi," tutur dia.

"Setelah rombongan melewati titik tersebut, personel di lapangan bakal langsung membuka kembali arus lampau lintas secara normal guna kenyamanan pengguna jalan lain," sambungnya.

Budi menjelaskan bahwakepolisian juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan lampau lintas nan mungkin timbul selama rangkaian kunjungan kenegaraan berlangsung.

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya mengimbau kepada nan hendak melintasi jalur-jalur protokol tersebut agar dapat berangkat lebih awal serta mematuhi instruksi, arahan, dan rambu-rambu nan diarahkan oleh petugas kepolisian di lapangan.

Warga juga dipersilakan untuk memanfaatkan rute-rute pengganti nan tersedia selama aktivitas berlangsung.

Merujuk ke lamar resmi Presiden Jerman, Der Bundesprasident, selain berjamu ke Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Steinmeier juga disebut bakal berjamu ke Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta.

Dia juga bakal menjajal terowongan silaturahmi nan menghubungkan dua rumah ibadah tersebut.

"Selama kunjungannya ke Masjid Istiqlal, Presiden Federal bakal diberi tur keliling tempat ibadah tersebut sebelum melangkah melalui Terowongan Persahabatan menuju Katedral Katolik Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga nan berada di seberang masjid. Pertemuan ini bakal menunjukkan pentingnya toleransi berakidah di Indonesia," demikian dikutip dari laman resmi Presiden Federal Jerman itu.

Selain itu, Steinmeier disebut juga bakal turut dalam obrolan mahir atau thinktank di Jakarta.

"Presiden Federal kemudian bakal berperan-serta dalam obrolan mahir dengan perwakilan lembaga ahli filsafat lokal tentang kekuatan menengah, dan peran mereka dalam tatanan dunia nan berubah," sambungnya.

Kemudian, berbareng Prabowo, Steinmeier disebut bakal menekankan tujuan berbareng untuk lebih memperluas kerja sama di bagian bisnis, energi, iklim, perekrutan tenaga kerja terampil, dan budaya.

"Pada saat nan sama, mereka bakal menggarisbawahi pendirian berbareng tentang demokrasi, tatanan berbasis aturan, dan keterlibatan multilateral nan kuat di Indo-Pasifik," demikian agenda Steinmeier di Indonesia dikutip dari laman tersebut.

Selanjutnya, setelah agenda di Indonesia selesai, Steimeier bakal terbang ke Manila untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Filipina.

Sebagai catatan, ini pertama kalinya Steinmeier berjamu ke Indonesia di era Presiden RI Prabowo Subianto. Pada era kepresidenan sebelumnya, Steinmeier juga pernah menjadi tamu negara Indonesia pada 2022 lalu.

[Gambas:Twitter]

(kid/dis/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional