Jakarta -
Polres Metro Jakarta Timur dan Universitas Borobudur (Unbor) mempererat sinergi dan kerjasama melalui pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian. Langkah ini merupakan penerapan dari Perjanjian Kerja Sama antara Polda Metro Jaya dan Unbor guna memperkuat riset ilmiah dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kepolisian.
Dalam rangka pembahasan teknis pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian ini, Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar melaksanakan audiensi ke Universitas Borobudur, pada Selasa, 7 April 2026. Dalam aktivitas tersebut, Wakapolres didampingi Kasat Binmas dan perangkat posko.
Sedangkan dari pihak kampus dihadiri langsung oleh pejabat rektorat Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Dr Syaiful, MSi, Direktur Pascasarjana Prof Fasial Santiago, SH, MM selaku penanggungjawab Pusat Studi Kepolisian dari pihak Universitas Borobudur, serta pejabat pendamping lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan aktivitas ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama nan telah terjalin antara Polda Metro Jaya dengan Universitas Borobudur tentang Penyelenggaraan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur.
"Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan kajian, inovasi, dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di bagian kepolisian," kata Budi Hermanto, dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Ia menambahkan, kerjasama ini sekaligus memperkuat sinergi kepolisian dan civitas akademika demi terciptanya keamanan nan Presisi, modern, dan humanis.
Kegiatan audiensi diisi dengan obrolan pembahasan tehnis mengenai poin-poin kerja sama nan bakal dilaksanakan, setidaknya mengenai tukar data, riset ilmiah serta aktivitas pengabdian kemasyarakatan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.
Dalam pertemuan ini juga telah disepakati pendirian Posko Pusat Studi Kepolisian di dalam kampus Universitas Borobudur nan nantinya bakal dipergunakan sebagai sekretariat bersama.
"Ilmu pengetahuan ini sangat luas dan tugas kepolisian juga sangat luas. Jadi, jika langkah dan tugas kami tidak dibekali dengan riset ilmiah, pelaksanaannya bisa sesat," kata Achmad Akbar.
Wakapolres berambisi kehadiran Posko Pusat Studi Kepolisian di Unbor ini dapat memperkaya pengetahuan sekaligus menjadi landasan kepolisian dalam mengembangkan program nan berdasarkan riset dari civitas akademika.
"Maka dengan forum studi kepolisian kami berambisi bakal banyak pengetahuan nan berasal dari riset Universitas Borobudur nan bisa kami jadikan landasan untuk bekerja membikin program nan lebih baik dan tepat sasaran," imbuhnya.
(mea/dhn)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·