Polda Kalsel dan Ditjenpas perkuat sinergi pengamanan pemasyarakatan.
, BANJARBARU, – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalsel resmi memperkuat sinergi pengamanan lembaga pemasyarakatan (lapas). Kesepakatan ini dicapai dalam sebuah pertemuan di Banjarbaru pada Rabu, sebagai langkah strategis menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) nan kondusif.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyatakan bahwa hasil pertemuan dengan Kakanwil Ditjenpas menghasilkan komitmen berbareng untuk melakukan penguatan sistem pengamanan di lingkungan pemasyarakatan. Sinergi ini diwujudkan melalui serangkaian langkah kolaboratif nan terukur.
"Kami sepakat melakukan penguatan sistem pengamanan di lingkungan pemasyarakatan," ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Adapun langkah-langkah tersebut meliputi pengamanan dan pemindahan tahanan, operasi penegakan norma pada titik-titik rawan, serta support terhadap relokasi sarana dan prasarana pemasyarakatan.
Penanganan Overstaying dan Persiapan Regulasi Baru
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Kalsel Erwedi Supriyatno menekankan pentingnya memperkuat koordinasi nan telah terjalin. Ia berambisi sinergi ini tidak hanya konsentrasi pada penjagaan keamanan dan ketertiban di Lapas dan Rutan, tetapi juga mencakup percepatan pertukaran info dan penyelesaian persoalan lintas instansi.
Salah satu rumor krusial nan dibahas dalam pertemuan tersebut adalah penanganan overstaying narapidana dan tahanan di sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Erwedi menilai kondisi ini memerlukan koordinasi nan lebih intensif lantaran berangkaian erat dengan proses manajemen dan penanganan perkara nan melibatkan beragam abdi negara penegak hukum.
Lebih lanjut, pertemuan ini juga membahas kesiapan penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) nan baru. "Kami mau memastikan antarlembaga mempunyai satu pemahaman nan sama dalam menyambut izin baru ini," jelas Erwedi Supriyatno.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·