Polri-TNI di Banten perkuat sinergi jaga kondusivitas daerah.
, SERANG, – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Pol. Hengki dan Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto sepakat untuk memperkuat sinergi TNI-Polri demi menjaga kondusivitas serta keamanan wilayah di Provinsi Banten. Kesepakatan ini ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi antara jejeran Pejabat Utama (PJU) Polda Banten dan Korem 064/MY di Makorem 064/MY, Serang, Rabu.
Soliditas Pilar Keamanan
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyatakan bahwa soliditas antara TNI dan Polri merupakan pilar utama nan tidak boleh goyah dalam menghadapi beragam tantangan pengamanan di daerah. Hal ini sekaligus untuk memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banten.
"TNI dan Polri tidak dapat dipisahkan dalam menjaga keutuhan NKRI dan keamanan daerah. Hubungan selaras ini terus kami pelihara dengan baik, mulai dari tingkat ketua hingga personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa di garis depan," ujarnya.
Irjen Hengki mengimbau seluruh jejeran di lapangan untuk tetap solid, terus berkolaborasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif nan berpotensi memecah belah persatuan. "Jangan pernah ada upaya memecah belah TNI dan Polri. Selama soliditas dan sinergitas tetap terjaga, situasi kamtibmas di Banten bakal semakin kondusif dan kita bisa terus memberikan pengabdian terbaik kepada rakyat," tegasnya.
Dukung Pembangunan Daerah
Senada dengan Kapolda, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto menyambut baik komitmen berbareng tersebut. Menurutnya, stabilitas keamanan wilayah merupakan modal utama untuk menyukseskan program-program pembangunan pemerintah.
"Silaturahmi ini mempertegas komitmen kebersamaan kami. Korem 064/MY dan Polda Banten terus bersinergi, baik umum maupun informal, guna memastikan seluruh agenda pembangunan wilayah demi kesejahteraan masyarakat Banten dapat melangkah kondusif dan lancar," katanya.
Selain berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sinergi kedua lembaga ini di lapangan juga diwujudkan melalui tindakan sosial kemasyarakatan. Kegiatan tersebut meliputi penguatan program ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga pembangunan akomodasi air bersih demi membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·