Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan adanya perubahan pola kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi seiring perkembangan teknologi.
"Kekerasan seksual dan kekerasan di kampus, minta izin kami sampaikan, sebetulnya cukup ada perubahan pola lantaran mungkin perkembangan teknologi," kata Brian dalam rapat berbareng Komisi X DPR di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Menurut Brian, corak kekerasan seksual nan sebelumnya banyak terjadi secara langsung sekarang mulai bergeser ke ranah digital. Karena itu, pihaknya berupaya mengantisipasi perubahan pola tersebut.
"Jadi jika dulu mungkin kekerasannya itu banyak kekerasan bentuk langsung. Kalau sekarang memang kekerasannya bentuknya lewat digital. Nah ini nan bakal kita coba antisipasi," jelas dia.
Selain meletakkan perhatian pada kasus kekerasan seksual, Kementerian juga menyoroti persoalan perundungan alias bullying di lingkungan kampus. Brian menegaskan pihaknya telah melarang aktivitas orientasi mahasiswa baru (ospek) nan berpotensi mengarah pada tindakan perundungan.
"Kami selalu ingatkan apalagi untuk pengarahan mahasiswa baru, paling pagi itu sudah kami atur tidak boleh lebih pagi dari jam 6.30 misalnya. Karena nan dulu-dulu kami juga mendapatkan jam 5 kudu sudah ke kampus. Itu sudah kita larang," katanya.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·