PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat keahlian dan tata kelola perusahaan seiring sinergi nan dijalankan berbareng Danantara.(Dok.Istimewa)
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat kinerja dan tata kelola perusahaan seiring sinergi nan dijalankan berbareng Danantara. Penguatan tersebut tidak hanya terlihat dari sisi kelembagaan, tetapi juga dari semakin luasnya akibat pemberdayaan nan dirasakan masyarakat prasejahtera, khususnya wanita pelaku upaya ultra mikro.
Hingga saat ini, PNM telah melayani 23,1 juta pengguna di seluruh Indonesia. Capaian tersebut menjadikan PNM sebagai lembaga pemberdayaan dan pembiayaan wanita prasejahtera terbesar di dunia.
Bersama Danantara, PNM juga memperkuat kualitas info nan disampaikan kepada publik agar semakin selaras dengan data, fakta, dan kondisi aktual di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas, transparansi, serta ketepatan dalam menggambarkan kondisi perusahaan.
Penguatan tata kelola tersebut menjadi fondasi krusial bagi keberlanjutan upaya PNM. Dengan sistem nan semakin sehat dan transparan, perusahaan dapat terus menjalankan misinya dalam menghadirkan akses pembiayaan, pendampingan usaha, serta kesempatan pengembangan kapabilitas bagi masyarakat prasejahtera.
Di sisi lain, kualitas penyaluran pembiayaan dan jasa kepada pengguna juga terus ditingkatkan. PNM memastikan pembiayaan nan diberikan semakin tepat sasaran, terukur, dan bisa mendukung keberlanjutan upaya para nasabah.
Berbagai upaya tersebut membuka ruang nan lebih luas bagi PNM untuk menghadirkan faedah bagi masyarakat. Mulai dari peningkatan kapabilitas usaha, pendampingan kelompok, hingga penguatan rasa percaya diri wanita prasejahtera agar bisa mengembangkan upaya dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengapresiasi peningkatan keahlian sejumlah BUMN, termasuk PNM, nan dinilai sukses melampaui sasaran nan telah ditetapkan.
Menurut Dony, capaian tersebut sejalan dengan semangat transparansi dan keterbukaan info nan terus didorong oleh Danantara dan BP BUMN dalam pengelolaan perusahaan negara.
FAKTOR PENTING
Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan support Danantara menjadi aspek krusial dalam memperkuat upaya perusahaan menghadirkan program pemberdayaan nan semakin berakibat bagi masyarakat.
“Bagi kami, pertumbuhan bukan semata tentang angka, tetapi tentang semakin banyak wanita prasejahtera nan mempunyai kesempatan untuk bangkit, berusaha, dan memperbaiki kehidupan keluarganya,” ucap Kindaris dikutip dari keterangan tertulis nan diterima, Rabu (24/6).
Melalui semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, faedah program pemberdayaan semakin dirasakan oleh wanita dari golongan subsisten, terutama di wilayah pedesaan dan wilayah dengan akses ekonomi nan terbatas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui ekspansi jasa hingga ke beragam wilayah pelosok Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah ini menjadi bukti komitmen PNM berbareng Danantara untuk menjangkau wanita nan selama ini susah memperoleh akses pembiayaan umum akibat keterbatasan jasa perbankan.
Kindaris menegaskan bahwa PNM bakal terus menghadirkan pemberdayaan nan didukung tata kelola nan semakin baik, kualitas penyaluran pembiayaan nan lebih optimal, serta pendekatan nan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Bersama Danantara, PNM mau memastikan faedah pemberdayaan datang dengan tata kelola nan lebih baik, penyaluran nan lebih berkualitas, dan semangat nan tetap dekat dengan masyarakat. Agar tidak ada lagi kesenjangan akses pembiayaan dan pemberdayaan, baik bagi masyarakat di perkotaan maupun mereka nan tinggal di pelosok Indonesia,” tutup Kindaris. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·