PM Inggris Segera Teken Aturan Larangan Medsos Buat Anak di Bawah Umur

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memberikan keterangan pers situasi Timur Tengah di Downing Street, London, Inggris, Senin (16/3/2026). Foto: Brook Mitchell / POOL / AFP

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer bakal segera mengumumkan larangan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun. Larangan ini bakal mencakup beragam platform media sosial seperti TikTok, YouTube, Instagram, Reddit, Facebook, X, Threads, Snapchat, Twitch, dan Kick.

Tak hanya buat medsos, patokan berupa larangan itu juga bertindak secara terbatas di platform lain seperti game. Para penyedia platform game nantinya bakal diminta menghapus fitur seperti keahlian untuk mengobrol dengan orang asing.

Kebijakan ini juga bakal melarang pengguna di bawah 18 tahun mengakses chatbot romantis dan seksual. Lewat larangan ini, Inggris juga bakal berupaya mencegah aktivitas berselancar di media sosial hingga larut malam dilansir Tech Crunch.

Ilustrasi - Orang tua stop anak kecanduan main HP Foto: Art_Photo/Shutterstock

Negara ini sebelumnya juga telah mengesahkan Undang-Undang verifikasi usia nan juga disebut-sebut sebagai upaya melindungi keselamatan anak-anak di bumi maya.

Dilansir Reuters, Starmer sebelumnya menilai perusahaan media sosial secara sengaja merancang algoritma nan mendorong perilaku adiktif. Ia juga menyebut banyak orang tua sekarang meminta pemerintah untuk turun tangan.

Australia menjadi negara pertama nan melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun pada Desember lalu. Indonesia dan Yunani juga mulai menerapkan kebijakan serupa.

Langkah nan diambil sejumlah negara termasuk Inggris menegaskan meningkatnya perhatian pemerintah terhadap akibat media sosial terhadap generasi muda, sekaligus membuka kesempatan izin nan lebih ketat di masa depan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan