PLTS 100 GWp Dikebut, PLN IP Kembangkan Portofolio Energi Surya

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 28 Agustus 2026 |11:05 WIB

PLTS 100 GWp Dikebut, PLN IP Kembangkan Portofolio Energi Surya

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan dan melakukan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp. (Foto: Okezone.com/PLN IP)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meluncurkan dan melakukan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp nan ditargetkan terealisasi dalam tiga tahun. Di program tersebut, PLN Indonesia Power turut mengembangkan sejumlah proyek PLTS berbareng mitra strategis sebagai bagian dari upaya memperluas kapabilitas pembangkit daya terbarukan.

PLN Indonesia Power mempunyai sejumlah proyek pembangkit daya surya dalam portofolionya, antara lain PLTS Terapung Gajah Mungkur berkapasitas 134,2 MWp, PLTS Terapung Saguling 92 MWp, PLTS Pasuruan 132 MWp, dan PLTS Banyuwangi 132 MWp. Proyek-proyek tersebut dikembangkan melalui kerjasama dengan mitra strategis di sejumlah wilayah Indonesia.

Presiden Prabowo mengatakan pembangunan PLTS 100 GWp dalam tiga tahun merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian daya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap daya impor.

“Program PLTS berkapasitas 100 GWp merupakan langkah besar untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan daya Indonesia. Target ini bakal kita bangun dalam waktu sekitar tiga tahun dengan memanfaatkan potensi daya terbarukan dalam negeri, termasuk tenaga surya dan panas bumi,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pengembangan daya terbarukan juga diarahkan untuk meningkatkan keahlian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan daya dari sumber daya dalam negeri.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan program PLTS 100 GWp memerlukan investasi sekitar US$73 miliar alias setara Rp1.120 triliun. Program tersebut diproyeksikan berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menurunkan emisi hingga 120 juta ton CO₂ per tahun.

“Hari ini kita mempercepat penerapan program PLTS 100 GW. Total investasinya sekitar US$73 miliar alias Rp1.120 triliun, nan berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menurunkan emisi hingga 120 juta ton CO₂ per tahun,” kata Bahlil.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com