Plaza Atrium Senen, 'Gudang Belakang' Bengkel Mobil di Jakarta

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Toko Ramayana Motor di lantai 5 Plaza Atrium Senen, Jakarta Pusat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Lantai lima Plaza Atrium Senen, Jakarta Pusat, dikenal sebagai salah satu sentra penjualan suku cadang mobil terbesar dan terlengkap. Aktivitas jual beli di area tersebut rupanya banyak berjuntai pada bengkel yang datang untuk mencari komponen bagi kendaraan milik konsumennya.

Erik, tenaga kerja toko Ramayanan Motor nan berfokus pada onderdil mobil merek Inggris, mengatakan bahwa konsumen nan datang umumnya didominasi pengusaha bengkel dibandingkan para pemilik mobil. Kondisi tersebut membikin penjualan langsung kepada pemilik kendaraan menjadi semakin jarang.

"Sekarang sih lebih banyak bengkel nan datang, jika konsumen langsung jarang, penjualan saya bisa dibilang sepi. Misalnya, spare part Land Rover itu dicari tetap gampang, hanya harganya kadang nggak masuk ke beberapa bengkel. Barang Jaguar tetap ada bengkel nan beli," ujarnya ketika ditemui kumparan, Jumat (4/9).

Adapun, bengkel biasanya datang ketika memerlukan komponen tertentu nan susah ditemukan di tempat lain. Para pedagang di Atrium Senen kemudian menjadi salah satu rujukan untuk menemukan peralatan nan tetap tersedia, termasuk suku cadang untuk mobil lawas.

Toko Eka Adi Makmur spare part Volkswagen dan Audi di lantai 5 Plaza Atrium Senen, Jakarta Pusat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Hal serupa diungkapkan Acung, pedagang spare part Volkswagen (VW) di toko Eka Adi Makmur. Ia mengatakan pemilik bengkel tetap datang mencari komponen untuk mobil lama maupun keluaran baru.

"Konsumen nan datang kombinasi lah, VW lama dan baru. Sekarang sudah banyak nan kosong, genuine parts nggak ada lagi, imitasinya juga sama, makanya penjualan turun jauh. Lebih banyak orang-orang bengkel nan datang ke sini daripada nan punya VW," kata dia.

Bengkel nan menangani mobil dengan populasi terbatas pun tetap mengandalkan jaringan toko onderdil di area tersebut. Salah satunya Proton Centre Jatiasih nan kudu mencari suku cadang dari sejumlah sumber untuk memenuhi kebutuhan perbaikan mobil konsumennya.

Kemal, pemilik Proton Centre Jatiasih, mengatakan tidak semua suku cadang Proton bisa didapatkan dari satu tempat. Karena itu, dia mencari komponen melalui beberapa jalur, termasuk dari toko nan memang unik menyediakan spare part Proton.

Toko 74 spare part Wuling, Daihatsu, dan Proton di lantai 5 Plaza Atrium Senen, Jakarta Pusat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

"Suku cadang saya ada nan impor, ada nan nitip, ada nan dari sini. Toko ahli nan betul-betul supply buat Proton, lokasinya di Atrium Senen. Kalau semua dari Malaysia mahal, bayarnya juga pakai dolar kan," ungkap Kemal kepada kumparan saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini.

Bagi pemilik bengkel, keberadaan toko nan menyediakan suku cadang beragam merek dalam satu area membikin pencarian komponen menjadi lebih mudah. Bengkel bisa mencari peralatan nan dibutuhkan sesuai merek dan jenis kendaraan nan sedang dikerjakan.

Kondisi tersebut membikin aktivitas perdagangan di Atrium Senen tidak hanya berjuntai pada pemilik mobil. Bengkel justru menjadi salah satu pembeli krusial lantaran ikut mendongkrak penjualan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan