Shai Gilgeous-Alexander(Dok Istimewa)
JUARA memperkuat Oklahoma City Thunder merespons sigap kekalahan pada gim pertama dengan menundukkan San Antonio Spurs 122-113 pada gim kedua Final Wilayah Barat NBA 2026 di Paycom Center, Oklahoma, Kamis (21/5) WIB. Hasil itu membikin kedudukan seri best-of-seven kembali seri 1-1.
Shai Gilgeous-Alexander tampil dominan untuk Thunder setelah sebelumnya kesulitan pada gim pertama. Pemain peraih MVP NBA dua musim beruntun itu menutup laga dengan 30 poin dan sembilan assist.
"Anak-anak tampil luar biasa malam ini, kami tahu betul apa artinya jika sampai kehilangan gim ini. Kami membawa daya besar sejak awal laga," kata Gilgeous-Alexander dikutip dari AFP.
Thunder langsung bermain garang sejak awal laga. Intensitas pertahanan nan mereka tampilkan membikin Spurs melakukan 13 turnover di paruh pertama. Situasi itu sukses dimanfaatkan tuan rumah menjadi 16 poin tambahan untuk unggul 11 nomor saat turun minum.
Jika pada gim pertama Victor Wembanyama bisa mencetak 41 poin, kali ini bintang muda asal Prancis itu tampil lebih susah berkembang. Thunder acapkali melakukan double-team melalui pertahanan nan dipimpin Isaiah Hartenstein untuk membatasi pergerakannya.
Meski begitu, Spurs tetap memberikan perlawanan sengit meski tetap kehilangan De'Aaron Fox nan tidakhadir akibat cedera pergelangan kaki. Rookie Stephon Castle apalagi sempat memukau publik tuan rumah lewat dunk spektakuler melewati Hartenstein.
Spurs juga sempat bangkit setelah tertinggal 13 poin dan menyamakan kedudukan pada pertengahan kuarter ketiga. Namun, Thunder bisa kembali mengendalikan permainan memasuki kuarter akhir.
Pertandingan berjalan keras dan menyantap korban di kedua kubu. Jalen Williams dari Thunder serta pemain muda Spurs Dylan Harper sama-sama kudu meninggalkan lapangan lebih sigap akibat cedera dan tidak kembali bermain.
Pada kuarter keempat, Thunder memastikan kemenangan lewat step-back jump shot Gilgeous-Alexander dan lay-up Alex Caruso pada 20 detik terakhir pertandingan.
"Kami mendapatkan kemenangan, itu nan terpenting. Sekarang kami kudu bertandang ke markas tim nan sangat bagus dan mencoba mencuri kemenangan di sana," ujar Gilgeous-Alexander.
Wembanyama mengakui timnya kandas menjalankan rencana untuk menghentikan SGA.
"Dia memasukkan tembakan-tembakan nan biasa dia lakukan sepanjang musim. Kami sudah melatih langkah mengantisipasinya, hanya saja kami tidak menerapkannya dengan baik di lapangan," kata Wembanyama.
Seri Final Wilayah Barat selanjutnya bakal bersambung di kandang Spurs untuk gim ketiga dan keempat nan dijadwalkan berjalan Jumat dan Sabtu mendatang. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·