Jakarta, CNN Indonesia --
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar training terhadap kader muda mereka nan tergabung dalam Akademi Pemimpin Muda Indonesia (APMI) di instansi pusat partai, Jakarta, Minggu (9/5).
Presiden PKS, Al Muzammil Yusuf berharap agar para kader muda PKS mempunyai nilai keagamaan dan spiritualitas. Menurut dia, tanpa keimanan, tak bakal ada sejarah nan bisa dicatat seorang pemimpin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui APMI, saya berambisi terjadi kebangkitan keagamaan pemuda PKS. Jangan berpikir mau menggores tinta sejarah tanpa menancapkan ketaatan di dada sebagai ruh perjuangan. Jadilah pemimpin nan kuat spiritualitas dan visioner," ujar Al Muzammil dalam keterangan tertulis.
Al Muzmmil menyinggung kisah Ashabul Kahfi nan tercatat dalam Alquran. Kisah para pemuda Ashabul Kahfi adalah contoh gimana Tuhan menurunkan mukjizat terhadap para anak muda.
Dia mau APMI menjadi momentum kebangkitan keagamaan di kalangan kader muda PKS sekaligus ruang lahirnya calon pemimpin bangsa nan mempunyai ruh perjuangan nan kuat.
Menurut Al Muzammil, sejarah perjuangan Islam banyak dicatat anak-anak muda nan mempunyai ketaatan kokoh. Dia mencontohkan kisah Ashabul Kahfi hingga perjuangan Rasulullah berbareng para sahabat nan kebanyakan merupakan pemuda.
"Rasulullah berbareng para sahabat rata-rata adalah pemuda. Dari sepuluh sahabat terbaik, empat di antaranya adalah pemuda. Mereka menorehkan sejarahnya dengan iman," katanya.
Melalui APMI, PKS menegaskan partai politik bukan hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga konsentrasi mempersiapkan pemimpin-pemimpin terbaik nan bisa memberikan kontribusi nyata untuk rakyat.
"Jadilah pemimpin nan berakar kuat, bukan pemimpin nan melayang. Kuat akar nilai, spiritualitas, kepedulian, dan kebermanfaatan untuk sesama," ujar Al Muzammil.
(fra/thr/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
55 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·