Jakarta -
Seorang petugas keamanan dalam (PKD) mencegah penumpang memaksa naik KRL nan sudah penuh di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan (Jaksel). Aksi sigap PKD tersebut diapresiasi KAI.
Petugas satuan pengamanan (Satpam) KCI berjulukan Riyanto Deni Susilo itu sempat ditarik topinya oleh penumpang nan memaksa masuk KRL nan sudah penuh. Namun, Riyanto merespons tindakan garang penumpang wanita itu dengan tetap tenang.
Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, menilai dedikasi nan ditunjukkan Riyanto merupakan gambaran nilai-nilai profesionalisme nan dijunjung tinggi oleh perusahaan. Dia dianggap menunjukkan profesionalisme dalam menjaga ketertiban dan keamanan jasa transportasi kereta api (KA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dedikasi dan integritas nan ditunjukkan oleh Saudara Riyanto Deni Susilo menjadi contoh nyata bagi seluruh insan KAI Services dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," kata Krisna, Rabu (15/4/2026).
Senada dengan itu, Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyampaikan bahwa apresiasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh petugas di lapangan untuk terus menjaga standar pelayanan dan keamanan.
Seorang petugas keamanan dalam (PKD) mencegah penumpang memaksa naik KRL nan sudah penuh di Stasiun Manggarai. Aksi sigap PKD tersebut diapresiasi KAI. (dok istimewa)
"Kami berambisi penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh petugas untuk terus bekerja secara profesional, sigap, dan berintegritas dalam memberikan rasa kondusif dan nyaman kepada penumpang KRL," ujar Nyoman.
Piagam penghargaan untuk PKD di Stasiun Manggarai itu diserahkan oleh Dirut KAI Services, Krisna Arianto dengan didampingi Direktur Bisnis Korporasi dan Operas, Benny Rustant di Auditorium, Kantor Pusat KAI Services pada Selasa (14/4).
Sebelumnya, video seorang penumpang memaksa masuk KRL nan sudah penuh viral di media sosial (medsos). Penumpang itu lampau ditarik petugas demi keselamatan penumpang tersebut dan penumpang lainnya.
Namun penumpang tersebut sempat memberontak dan sempat menarik topi petugas hingga sempat terus berupaya maju ke KRL meski posisi pintu sudah tertutup. Penuhnya gerbong KRL tersebut apalagi sampai membikin peralatan nan dibawa penumpang lain terjepit di pintu KRL.
Peristiwa itu terjadi di gerbong 1 KRL nan hendak berangkat dari Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Selasa (7/4). Saat itu sejumlah penumpang wanita lain ikut mengingatkan. Mereka juga terlihat heran dan menggelengkan kepala memandang peristiwa itu.
Manajer Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengatakan keselamatan penumpang tidak dapat ditawar dan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan. Petugas satuan keamanan KAI Services dalam menjalankan tugasnya senantiasa mengutamakan keselamatan penumpang baik ketika berada dalam perjalanan maupun saat berada di stasiun.
"Kondisi ini tidak hanya berpotensi mengganggu operasional perjalanan, tetapi juga membahayakan keselamatan penumpang itu sendiri maupun pengguna lainnya," kata Nyoman, Kamis (9/4).
(jbr/mei)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·