Pimpinan DPR Terima Audiensi Botok Pati dkk

Sedang Trending 51 menit yang lalu
Jakarta -

Pimpinan DPR menerima audiensi aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono namalain Botok berbareng sejumlah rekan aktivis lainnya. Audiensi dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Audiensi digelar di ruang Abdul Muis, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Hadir dalam audiensi itu Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurizal.

Botok dan kawan-kawan sebelumnya telah diterima oleh personil Dewan pada saat rapat paripurna DPR. Mereka duduk di anjungan ruang rapat paripurna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, iya (diterima sama ketua DPR)," ucap Botok.

"Iya, semoga aspirasi rakyat Indonesia ini direalisasikan, ya," tambahnya.

Dalam rapat paripurna, Botok dkk mendengarkan laporan Komisi III DPR mengenai perkembangan penyusunan RUU Perampasan Aset. Laporan itu dibacakan oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman.

"Ya, rekan-rekan. nan pertama saya perlu menyampaikan kedudukan izin dan sasaran penyelesaian. Saya katakan bahwa ini bukan lagi target, tapi sudah dapat dipastikan Undang-Undang Perampasan Aset paling lambat bakal kita sahkan di rapat paripurna di bulan Desember tahun 2026," ujarnya.

Penyusunan RUU Perampasan Aset, kata Habiburokhman, melibatkan partisipasi publik. Habiburokhmnan mengatakan draf RUU Perampasan Aset ini mempunyai konsep baru.

"Ya, saya sampaikan kronologi penyusunan dan partisipasi publik. Sebelum sampai ke situ, saya perlu memberikan gambaran kenapa Undang-Undang Perampasan Aset ini relatif lebih menyantap banyak waktu dalam pembentukannya dibanding undang-undang nan lain. Misalnya dengan KUHAP alias dengan Undang-undang Polri," ujar Habiburokhman.

Pada saat nan sama, sejumlah AMPB tetap berkumpul di depan gedung DPR, selain massa AMPB, sejumlah komponen masyarakat lainnya juga tampak berdatangan. Mereka berdatangan secara perlahan namalain tidak sekaligus menggunakan beragam atribut.

Sementara sejumlah spanduk dengan beragam macam tulisan juga telah dipasang massa tindakan di pagar depan gedung DPR. Spanduk-spanduk nan dipasang itu bertuliskan beragam tuntutan dan kritikan dari massa aksi.

Sementara petugas kepolisian pun sudah tampak berjaga di letak sejak pagi. Para petugas terus siaga mengawal para massa aksi.

(rfs/rfs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News