Pigai Soal Viral Sekolah di NTT Digusur Demi Kopdes: Tidak Boleh

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai angkat bunyi soal berita pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menggusur sebuah sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pigai menegaskan perihal tersebut tak boleh dilakukan. Menurut Pigai, sekolah tak bisa digantikan hanya demi proyek koperasi merah putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oh, itu pasti kita akan, tidak boleh. Penggusuran sekolah oleh koperasi di daerah, gini gini, sekolah itu penting," kata Pigai usai rapat di Komisi XIII DPR, Rabu (10/6) malam.

Pigai menegaskan sekolah merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Meski begitu, dia mengaku belum mendengar info resmi soal itu.

Namun, lantaran perihal itu telah menjadi isu, dirinya kudu ikut bersuara. Pigai menegaskan pihaknya juga bakal ikut menelusuri berita tersebut dengan memerintahkan instansi wilayah untuk mengecek langsung.

"Walaupun rumor saya kudu menjawab bahwa tidak boleh konversi. Hal nan menjadi prinsip krusial pembangunan negara ialah pendidikan. Pasti [ditelusuri]. Saya bakal perintahkan instansi wilayah untuk cek," kata Pigai.

Mengutip detik.com, video TNI nan menggusur SDN Wolomoni viral di media sosial (medsos). Video nan beredar di medsos memperlihatkan beberapa TNI mengenakan seragam komplit melakukan penggusuran sekolah menggunakan perangkat berat seperti ekskavator.

Dalam rekaman video, sejumlah penduduk berupaya mengadang ekskavator nan masuk ke area sekolah.

Namun, TNI telah membantahnya. Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas sebelumnya menyatakan TNI tidak menggusur sekolah untuk membangun Kopdes Merah Putih. Nas menyebut Kopdes dibangun di belakang sekolah.

Menurut Nas, Babinsa TNI hanya menggeser tiang dekat sekolah untuk manuver perangkat berat nan bakal digunakan untuk pembangunan Kopdes.

"Nah, pas manuver perangkat berat, kena tiang sekolah nan pojok. Si petugas Dandim dan Babinsa berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah wilayah 'Pak Lurah, Kepala Desa. Boleh nggak ini kita geser sebentar, Pak, tiang ini?' Boleh, silakan'," kata Nas.

(thr/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional