Piala Dunia 2026: Australia Kehilangan Mathew Leckie Jelang Lawan Paraguay

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Australia Kehilangan Mathew Leckie Jelang Lawan Paraguay Australia kehilangan Mathew Leckie lantaran cedera hamstring.(Dok. The Guardian)

AUSTRALIA menghadapi situasi tidak ideal menjelang laga penentu kontra Paraguay pada Piala Dunia 2026. Penyerang berilmu Mathew Leckie dipastikan tidakhadir akibat cedera otot paha belakang alias hamstring.

Kondisi itu membikin staf pembimbing Socceroos kudu menyiapkan perubahan besar dalam susunan pemain. Hingga menjelang pertandingan, keputusan akhir mengenai komposisi tim belum diambil, tetapi absennya Leckie jelas menjadi kehilangan krusial bagi Australia.

Laga Australia melawan Paraguay dijadwalkan berjalan di San Francisco Bay Area Stadium, area San Francisco Bay Area, pada Jumat (26/6). Pertandingan ini menjadi krusial bagi Socceroos nan memerlukan respons kuat setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Amerika Serikat.

Leckie, nan sekarang berumur 35 tahun, sebelumnya sudah diragukan tampil. Ia melewatkan sesi latihan sepanjang pekan setelah mengalami cedera ketika ditarik keluar pada babak kedua dalam laga melawan Amerika Serikat.

"Mat Leckie bakal tidakhadir dalam pertandingan. Ini sangat disayangkan. Dia pemain berilmu dan kami tentu bisa terus memanfaatkannya dalam pertandingan ini," kata asisten pembimbing Australia, Paul Okon.

Tekanan untuk Tony Popovic

Absennya Leckie bukan satu-satunya sorotan di kubu Australia. Perhatian juga tertuju pada keputusan pembimbing kepala Tony Popovic nan sebelumnya membangkucadangkan Nestory Irankunda dan Connor Metcalf saat menghadapi Amerika Serikat.

Keputusan tersebut memunculkan perdebatan lantaran Australia memerlukan daya dan ragam serangan. Namun, Okon menegaskan staf pembimbing tidak mengambil keputusan berasas tekanan publik semata.

"Saya rasa setiap pemain dievaluasi berasas kondisi fisik, mental, dan taktis mereka. Sebagai pembimbing kepala, Anda perlu membikin keputusan berasas tiga perihal tersebut dan juga tim lawan," ujar Okon.

Pernyataan itu menunjukkan Australia tetap mempertimbangkan banyak aspek sebelum menentukan sebelas pemain pertama. Dengan Leckie absen, kesempatan perubahan di lini depan semakin terbuka, termasuk kemungkinan memberi peran lebih besar kepada pemain nan sebelumnya tidak menjadi starter.

Paraguay Dinilai Agresif dan Berbahaya

Di sisi lain, Australia menyadari Paraguay bukan musuh nan mudah dibaca. Okon menyebut wakil Amerika Selatan itu sebagai tim nan disiplin, agresif, dan mempunyai keahlian teknis tinggi.

"Mereka adalah tim unik Amerika Selatan. Mereka mempunyai pemain-pemain nan sangat teknis. Setiap momen dalam pertandingan, setiap perincian mini bisa menjadi sangat menentukan," sebut Okon.

Kewaspadaan itu menjadi krusial lantaran Australia tidak hanya kudu mengatasi persoalan cedera, tetapi juga menjaga keseimbangan permainan. Kesalahan mini di laga penentuan dapat berakibat besar, terutama melawan tim nan dikenal kuat dalam duel, transisi, dan penguasaan perincian pertandingan.

Pertandingan Australia vs Paraguay
Kompetisi Piala Dunia 2026
Jadwal Jumat, 26 Juni 2026
Stadion San Francisco Bay Area Stadium, San Francisco Bay Area
Pemain Absen Mathew Leckie, cedera hamstring

Dukungan Publik Menguat

Meski situasi tim tidak sepenuhnya ideal, antusiasme publik Australia tetap tinggi. Okon apalagi sempat melontarkan candaan tentang besarnya perhatian masyarakat terhadap perjuangan Socceroos di Piala Dunia 2026.

"Kami berambisi Perdana Menteri kami, Tuan Albanese, bakal memberikan hari libur kepada semua orang," pungkasnya.

Candaan itu menggambarkan besarnya ekspektasi terhadap Australia. Kini, tanpa Leckie, Socceroos dituntut menemukan solusi sigap agar tetap kompetitif saat menghadapi Paraguay dalam laga nan dapat menentukan arah perjalanan mereka di turnamen. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia