Astronom internasional rilis peta medan magnet terbesar jagat raya lewat proyek SPICE_RACS(Dok. CSIRO/Alex Cherney)
PARA astronom internasional mencatatkan sejarah baru dalam eksplorasi ruang angkasa dengan sukses menyusun peta medan magnet terbesar dan paling rinci nan pernah dibuat untuk alam semesta. Pencapaian ini menjadi langkah krusial dalam mengungkap misteri asal-usul serta perkembangan medan magnet di jagat raya sejak awal pembentukannya.
Peta revolusioner ini merupakan hasil dari proyek Spectra and Polarisation In Cutouts of Extragalactic Sources from the Rapid ASKAP Continuum Survey (SPICE_RACS). Proyek ambisius tersebut dipimpin oleh lembaga riset nasional Australia, CSIRO, dengan memanfaatkan kecanggihan teleskop radio Australian Square Kilometre Array Pathfinder (ASKAP).
Dalam proses penyusunannya, para intelektual menganalisis cahaya radio nan dipancarkan oleh nyaris 4 juta galaksi di langit selatan. Teknik nan digunakan didasarkan pada kejadian Faraday Rotation, di mana arah polarisasi sinar radio berubah saat melintasi medan magnet di ruang angkasa. Dengan mengukur perubahan tersebut, peneliti bisa memetakan pengedaran dan kekuatan medan magnet nan tersebar luas di kosmos.
Dataset nan dihasilkan SPICE_RACS sekarang menjadi salah satu katalog pengukuran rotasi Faraday terbesar di dunia. Cakupan datanya melampaui survei-survei sebelumnya, terutama dalam memetakan wilayah langit bagian bumi selatan nan selama ini belum terpetakan secara mendalam.
Medan magnet kosmik diketahui memegang peranan vital dalam mengatur pergerakan partikel bermuatan, memengaruhi proses pembentukan bintang, hingga menentukan arah perkembangan sebuah galaksi. Melalui info terbaru ini, para astronom berambisi dapat memahami gimana medan magnet pertama kali muncul pasca-kelahiran alam semesta dan gimana kekuatannya berevolusi selama miliaran tahun.
Peta ini memungkinkan intelektual mempelajari hubungan kompleks antara medan magnet, materi gelap, gas antargalaksi, serta struktur skala besar alam semesta, termasuk sejarah pembentukan Galaksi Bima Sakti.
Sebagai corak kontribusi terhadap pengetahuan pengetahuan global, seluruh info hasil survei SPICE_RACS telah dibuka untuk organisasi ilmiah internasional. Hal ini membuka kesempatan bagi peneliti di seluruh bumi untuk mengembangkan model baru mengenai perkembangan jagat raya.
Ke depan, integrasi info ini dengan observatorium generasi mendatang, seperti Square Kilometre Array (SKA), diprediksi bakal menghasilkan peta magnetik nan jauh lebih presisi. Penemuan ini membawa umat manusia selangkah lebih dekat untuk memecahkan rahasia terbesar nan tetap tersimpan di kedalaman ruang angkasa. (CSIRO, SPICE_RACS Collaboration, The Guardian, arXiv, Australian Square Kilometre Array Pathfinder (ASKAP)/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·