Nur Khabibi
, Jurnalis-Jum'at, 25 September 2026 |23:31 WIB

Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam (Foto: Dok)
JAKARTA - Delegasi Indonesia walk out saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB di Markas Besar New York, Amerika Serikat (AS), Kamis 24 September 2026. Sikap delegasi Indonesia mendapat apresiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"MUI memberikan apresiasi atas sikap tegas Indonesia melakukan walk out saat pidato presiden Israel di Sidang PBB," kata Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, tindakan tersebut sebagai support terhadap Palestina nan selama ini terus diserang Israel. "Ini sebagai corak komitmen dan konsistensi terhadap support perjuangan kemerdekaan Palestina, dan perjuangan antipenjajahan, nan selama ini dilakukan oleh rezim Israel," ujarnya.
"Perlu dilanjutkan dengan langkah-langkah politik, termasuk boikot," sambungnya.
Diketahui, delegasi Indonesia melakukan tindakan walk out saat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB di Markas Besar New York, AS, Kamis 24 September 2026.
Selain Indonesia, delegasi dari lebih dari 70 negara lainnya ikut walk out dari ruang sidang. Beberapa delegasi lain, seperti Yordania dan Mesir, tak ada di meja sebelum Netanyahu naik podium.
Momen saat delegasi RI meninggalkan meja ruang sidang terekam dan viral di media sosial. Tampak dalam satu video, begitu ketua sidang mengumumkan bahwa Netanyahu bakal menyampaikan pidato, para delegasi berdiri kemudian meninggalkan ruangan, menyebabkan antrean ke pintu keluar.
49 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·