Jakarta, CNBC Indonesia - Pesawat Frontier Airlines menabrak seorang pejalan kaki di landasan pacu saat lepas landas, menyebabkan korban tewas di tempat. Insiden ini terjadi di Bandara Internasional Denver pada Jumat (8/5) malam pukul 23:19 waktu setempat.
Dikutip dari CNN International, Minggu (10/7/2026), pejalan kaki melompati pagar pembatas dan menyeberangi landasan pacu di Bandara Internasional Denver. Dua menit setelahnya, pesawat nan lepas landas kemudian menabraknya hingga tewas.
Identitas pejalan kaki tersebut belum diketahui, tetapi diyakini bukan tenaga kerja bandara, kata pihak airport dalam sebuah pernyataan.
Penerbangan 4345, sebuah Airbus A321, berangkat dari Denver menuju Los Angeles dan membawa 224 penumpang dan 7 awak pesawat, kata Frontier Airlines dalam sebuah pernyataan. Penerbangan tersebut dijadwalkan berangkat pukul 22:39 waktu setempat.
"Asap dilaporkan terlihat di dalam kabin dan pilot membatalkan lepas landas. Penumpang kemudian dievakuasi dengan kondusif melalui seluncuran sebagai tindakan pencegahan," kata Frontier Airlines.
Kebakaran singkat pada mesin terjadi imbas kejadian tersebut, tetapi dengan sigap dipadamkan oleh Departemen Pemadam Kebakaran Denver, kata pihak airport dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (9/5) pagi waktu setempat..
Tim darurat tiba di letak kejadian dan penumpang dibawa ke terminal. Dua belas orang dilaporkan mengalami cedera ringan dan lima di antaranya dibawa ke rumah sakit setempat, menurut pihak bandara.
Penumpang Jose Cervantes mengatakan dia baru saja merasakan pesawat miring ke atas ketika dia mendengar bunyi benturan.
"Saya memandang ke kanan, dan saya memandang sayap kanan terbakar dan seperti meledak," kata Cervantes kepada hubungan CNN, KCNC.
"Pesawat mendarat kembali, dan mereka seperti berputar ke samping, lampau berhenti, langsung mematikan mesin, dan kemudian kabin mulai dipenuhi asap," dia menuturkan.
"Saya pikir saya bakal terbakar sampai mati. Anda tahu, ketika saya memandang api dan asap, saya langsung berpikir saya bakal terbakar," kata Cervantes.
Ibu Cervantes adalah salah satu penumpang nan terluka, katanya kepada KCNC. "Ibu saya sebenarnya langsung meluncur ke bawah perosotan dan lututnya tertekuk saat membentur lantai," kata Cervantes. "Dia tidak mengalami patah tulang, tetapi kami tetap kudu membawanya ke UGD."
Pada Sabtu pagi, sebagian besar penumpang penerbangan tersebut telah meninggalkan Bandara Internasional Denver dengan penerbangan Frontier nan baru, kata pihak bandara.
Terguncang oleh kejadian tersebut, John Anthens, 56 tahun, dan putranya nan berumur 30 tahun memilih untuk membatalkan penerbangan pulang mereka ke Nebraska dan menyewa mobil untuk perjalanan delapan jam.
Anthens mengatakan kejadian itu terlalu traumatis. "Saya memandang percikan kecil, dan kemudian saya memandang dan mendengar ledakan besar, seperti peledak meledak," katanya kepada CNN International, saat dia menggambarkan memandang mesin meledak.
CNN International telah menghubungi Departemen Pemadam Kebakaran Denver dan Frontier untuk info lebih lanjut. Pihak airport mengatakan kejadian tersebut tetap dalam penyelidikan.
(fab/fab)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·