Sebuah pesawat pengebom strategis B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara AS jatuh sesaat setelah lepas landas di California. Asap hitam pekat membubung tinggi.(CBS)
SEBUAH pesawat pengebom B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) dilaporkan jatuh sesaat setelah lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards di California Selatan. Insiden tersebut memicu kepulan asap hitam pekat nan membubung tinggi ke udara hingga dapat terlihat dari jarak bermil-mil.
Pihak pangkalan udara mengonfirmasi kecelakaan terjadi pada pukul 11.20 waktu setempat (19.20 GMT). Namun, sejauh ini belum ada pernyataan resmi mengenai ada alias tidaknya korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Petugas darurat segera merespons ke letak kejadian dan situasi saat ini tetap berlangsung. Informasi lebih lanjut bakal diberikan setelah tersedia," jelas pihak pangkalan udara dalam pernyataan resminya.
Saat dihubungi oleh BBC News, perwakilan dari Pangkalan Edwards tetap menolak untuk memberikan komentar lebih lanjut mengenai situasi di lapangan. Rekaman video dari udara memperlihatkan lanskap letak kejadian nan gosong terbakar dan tetap mengeluarkan asap.
Melalui pembaruan info di platform X, Pangkalan Edwards mengumumkan bahwa seluruh aktivitas penerbangan di area tersebut dihentikan sementara demi memprioritaskan proses evakuasi.
"Lapangan terbang telah ditutup, dan semua pesawat nan menuju ke sini dialihkan," tulis pihak pangkalan.
"Semua izin kunjungan non-komersial ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut agar instalasi dapat konsentrasi sepenuhnya pada operasi tanggap darurat."
Boeing B-52 Stratofortress merupakan pesawat pengebom strategis jarak jauh legendaris nan telah digunakan oleh militer AS sejak 1950-an dan dijuluki "the Buff". Pengebom raksasa ini mempunyai kapabilitas angkut beban hingga 70.000 pon, nan dapat mencakup ratusan peledak konvensional serta 32 rudal jelajah nuklir. Dalam operasionalnya, pesawat ini biasanya membawa lima orang kru nan terdiri dari komandan pesawat, pilot, navigator radar, navigator, dan perwira perang elektronik.
Insiden ini langsung memicu simpati dan angan dari sejumlah personil parlemen Amerika Serikat. Anggota Kongres Jay Obernolte, nan wilayah pemilihannya mencakup area pangkalan tersebut, menyampaikan pesan duka melalui akun FB pribadinya.
"Saya dan istri saya bermohon untuk semua orang nan terlibat dalam kecelakaan B-52 hari ini di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, terutama para kru, family mereka, dan petugas pertolongan pertama di letak kejadian."
Dukungan serupa juga mengalir dari Anggota Kongres Republik asal Michigan, Lisa McClain, melalui unggahan di platform X.
"Doa saya berbareng semua orang nan terlibat dalam kecelakaan B-52 di Pangkalan Angkatan Udara Edwards sore ini," tulis McClain.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada tim penyelamat nan bergerak sigap di lokasi. "Anggota militer kita menanggung beban pertahanan negara ini setiap hari. Kita berbareng mereka," tambahnya. (BBC/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·