Jakarta, CNBC Indonesia - Pesawat nan membawa Perdana Menteri (pm) Spanyol Pedro Sánchez terpaksa melakukan pendaratan darurat di Ankara, Turki, pada Minggu malam (3/5/2026). Insiden terjadi saat Sánchez dalam perjalanan menuju Yerevan, Armenia, untuk menghadiri pertemuan Komunitas Politik Eropa (EPC).
Insiden tersebut terjadi akibat masalah teknis. Pemerintah Spanyol kemudian mengonfirmasi kejadian tersebut, sekaligus membenarkan laporan media nan lebih dulu beredar.
"Delegasi Spanyol bakal bermalam di Ankara sebelum melanjutkan perjalanan mereka ke Armenia pada pagi hari," demikian pernyataan resmi pemerintah.
Meski demikian, pemerintah tidak merinci jenis gangguan teknis nan terjadi. Namun laporan instansi buletin EFE menyebut pesawat resmi jenis Airbus A310 nan ditumpangi Sánchez mengalami masalah teknis ringan.
Walau begitu, prosedur keselamatan tetap dijalankan. Termasuk keputusan melakukan pendaratan darurat.
Para pemimpin Eropa dijadwalkan berkumpul di Yerevan mulai Senin (4/5/2026) dalam forum EPC, nan menjadi arena pembahasan isu-isu strategis kawasan. Insiden ini bukan pertama kalinya dialami Sánchez.
Sebelumnya, dia juga sempat menghadapi gangguan pesawat saat hendak menghadiri pertemuan mengenai Ukraina di Paris pada September 2025. Saat itu, pesawat kudu kembali ke Madrid di tengah penerbangan, sehingga dia mengikuti pertemuan secara virtual.
(tfa/sef)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·