Pesan Mojtaba Khamenei Usai Gencatan Senjata: Iran Tak Pernah Ingin Perang

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Mojtaba Khamenei, putra Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, tengah, menghadiri rapat umum tahunan Quds, alias Hari Yerusalem di Teheran, Iran, pada 31 Mei 2019. Foto: AP Photo/Vahid Salemi

Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesan tertulisnya, 2 hari setelah tercapainya gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS) nan dimediasi Pakistan. Pesan itu disampaikan oleh stasiun TV negara, Kamis (9/4).

"Kami tak pernah mau perang, dan kami tak pernah mau berperang," katanya, dilansir AFP.

Ini adalah pesannya, pada peringatan 40 hari wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, ayah Mojtaba Khamenei, nan wafat pada 28 Februari 2026.

Mojtaba melanjutkan, meski tak menginginkan perang, dia menyebut Iran tak bisa tak bersuara saja menghadapi agresi negara lain nan mengancam. Termasuk kepada sekutu-sekutu mereka.

"Tapi kami tak bakal melepaskan legitimasi dan kewenangan kami dalam kondisi apa pun, termasuk semua front perlawanan secara keseluruhan," ucap Mojtaba.

Front perlawanan nan dimaksud Mojtaba melingkupi Hizbullah dan beberapa proksi Iran di wilayah Timur Tengah. Hizbullah, sampai hari ini belum mencapai gencatan senjata dengan Israel.

Bahkan, sehari setelah gencatan senjata, Israel menggempur posisi Hizbullah di Lebanon dan mengakibatkan 300 orang tewas dan ribuan luka-luka.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada rakyat Iran nan turun ke jalan-jalan di penjuru negeri.

"Suara kalian di tempat umum, tak diragukan lagi sangat berpengaruh pada negosiasi ke depan," kata Mojtaba.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan