Perusahaan Investasi Logam Mulia Buka Peluang Kemitraan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Perusahaan Investasi Logam Mulia Buka Peluang Kemitraan (MI/HO)

INDUSTRI investasi logam mulia di Indonesia kembali menghadirkan penemuan baru. Tepat pada 20 Mei nan bertepatan dengan Hari Perak Nasional, gerai pertama GoldVerium dibuka di area Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Founder GoldVerium, Edi Hermanto, menjelaskan bahwa GoldVerium merupakan penggabungan empat lini produk perusahaan, ialah Minigold, Maxigold, Silverium, dan Copperium. Nama tersebut, kata dia, telah didaftarkan sejak 2021 sebagai identitas upaya jangka panjang.

Berbeda dari konsep sebelumnya, GoldVerium datang sebagai payung besar bagi empat brand logam sekaligus serta membuka kesempatan kemitraan melalui pengembangan gerai di beragam daerah. Konsep baru ini dibuat agar seluruh mitra tetap memperoleh faedah dalam sistem pengedaran nan lebih terintegrasi.

"Kami mau membangun ekosistem nan saling mendukung. Ketika konsumen datang ke outlet GoldVerium, mitra tetap mendapatkan bagian sesuai patokan nan disepakati," jelas Edi dalam keterangannya, Rabu (20/5).

Pasar Minggu dipilih sebagai letak toko perdana lantaran dinilai strategis dan mudah dijangkau dari Bogor, Depok, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Barat.

Edi menyoroti pentingnya aset bentuk seperti emas dan perak di tengah penurunan nilai duit akibat inflasi. Ia mengungkapkan, saat pertama datang ke Jakarta pada 2001, nilai emas tetap sekitar Rp77 ribu per gram dan perak Rp800 per gram. 

Kini nilai emas mencapai sekitar Rp2,8 juta per gram. Sedangkan perak sekitar Rp60 ribu per gram. "Yang sebenarnya terjadi bukan emas nan naik, tetapi nilai duit nan terus turun," katanya. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia