Perusahaan Ini kembali Raih Pengamuan Best Workplaces™ in Indonesia 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Perusahaan Ini kembali Raih Pengamuan Best Workplaces™ in Indonesia 2026 Ilustrasi(Dok spesial )

SCHNEIDER Electric, pemimpin dunia di bagian teknologi energi, kembali masuk dalam daftar lima besar Best Workplaces™ in Indonesia 2026 untuk kategori perusahaan besar. Pengakuan ini menandai kedua kalinya Schneider Electric Indonesia masuk dalam daftar tersebut, sekaligus melengkapi pencapaian sertifikasi Great Place to Work® nan telah diraih selama lima tahun berturut-turut. Best Workplaces™ in Indonesia 2026 memberikan pengakuan kepada organisasi nan mendefinisikan ulang kesuksesan melalui budaya saling percaya, inovasi, dan kepemimpinan nan menempatkan manusia sebagai prioritas.

Organisasi-organisasi ini dinilai bisa menyelaraskan keahlian dengan tujuan, menyeimbangkan kemajuan teknologi dan potensi manusia, serta menciptakan pertumbuhan nan berkepanjangan dan inklusif dengan membangun lingkungan tempat tenaga kerja merasa dihargai, didukung, dan bebas berinovasi.

“Pengakuan ini menunjukkan bahwa transformasi upaya perlu melangkah seiring dengan pengembangan talenta. Di Schneider Electric, kami mau setiap tenaga kerja memahami kontribusinya terhadap misi perusahaan, mempunyai ruang untuk menyampaikan gagasan, dan memperoleh support untuk terus bertumbuh. Budaya inilah nan memungkinkan kami beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan akibat nan lebih besar bersama-sama,” ucap President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, Martin Setiawan dikutip dari siaran pers nan diterima, Rabu (5/8).

Schneider Electric menerapkan budaya people-first dan mission-based bagi lebih dari 3.000 tenaga kerja di Indonesia. Pendekatan ini memandang setiap tenaga kerja sebagai perseorangan nan perlu didukung melalui pengalaman kerja nan terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus menghubungkan pengembangan talenta dengan misi dunia perusahaan, Advancing Energy Tech.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui beragam program nan mencakup pengembangan karier, kesehatan bentuk dan mental, keluarga, perencanaan finansial, serta keterlibatan sosial dan lingkungan.

Pada aspek pengembangan karier, Schneider Electric membangun ekosistem nan transparan dan terintegrasi melalui Global Career Architecture dan Schneider Career Hub. Karyawan dapat memahami keahlian dan tingkat tanggung jawab, mengeksplorasi jalur karier, serta mengakses info mengenai proyek-proyek, mentoring, dan pembelajaran nan sesuai dengan aspirasi mereka.

Dukungan bagi tenaga kerja senior diwujudkan melalui Senior Talent Program nan saat ini diikuti oleh 180 tenaga kerja di Indonesia. Program ini mencakup dua jalur utama, ialah pengembangan talenta senior dan persiapan masa pensiun nan dimulai lima tahun sebelum tenaga kerja memasuki masa purnakarya.

Melalui program pengembangan talenta senior, Schneider Electric mendorong kerjasama lintas generasi dan transfer pengetahuan, peningkatan keterampilan, pertumbuhan serta mobilitas karier, hingga kesempatan kerja berbasis kontrak. Sementara itu, program persiapan pensiun mencakup kesiapan menjalani kehidupan pascakarier, kesehatan, perencanaan finansial, dan pemanfaatan aset. Inisiatif ini telah memperoleh pengakuan dari World Economic Forum sebagai Future of Inclusion Lighthouse.

Untuk mendorong tindakan kesehatan secara preventif, Schneider Electric menyediakan Preventive Care Account (PCA), ialah faedah kesehatan unik nan dapat digunakan untuk pemantauan kesehatan, pemeriksaan dini, serta pengelolaan kondisi kronis secara proaktif. Pendekatan ini dirancang agar tenaga kerja tidak hanya memperoleh perlindungan ketika sakit, tetapi juga mempunyai support untuk menjaga kesehatan sejak dini.

“Tempat kerja terbaik bukanlah sebuah pencapaian nan selesai ketika penghargaan diterima. Pengakuan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus mendengarkan bunyi karyawan, mengevaluasi pengalaman kerja secara konsisten, dan memastikan setiap program memberikan akibat nyata bagi seluruh generasi di Schneider Electric,” tutup Martin. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia